KABUPATEN, JP Radar Kediri – Forum Scooter Kediri (Forscook) menegaskan komitmennya menjaga citra komunitas Vespa dengan menolak keberadaan kendaraan yang dikenal sebagai "vespa sampah".
Selain dinilai membahayakan keselamatan, keberadaan kendaraan tersebut juga kerap memunculkan stigma negatif terhadap komunitas Vespa.
Ketua Forscook Sigit Widodo mengatakan pihaknya selama ini aktif mengedukasi anggota maupun pecinta Vespa agar menggunakan kendaraan yang layak jalan dan mematuhi aturan lalu lintas.
Menurutnya, komunitas Vespa di Kediri berupaya membangun budaya berkendara yang aman sekaligus menjaga nama baik komunitas.
"Kami benar-benar mengedukasi teman-teman. Kalau ada yang menggunakan konsep vespa sampah, kami minta untuk dilepas. Komunitas di Kediri berusaha bersih dari vespa-vespa seperti itu," ujarnya saat ditemui di Oemah Vespa, Dusun Ndadapan, Desa Tawang, Kecamatan Wates.
Baca Juga: Bertahan Hampir 20 Tahun, Scuwat Jadi Rumah Pecinta Vespa di Kediri
Sigit menjelaskan, upaya tersebut dilakukan karena masih terdapat anggapan negatif yang melekat pada sebagian pengguna Vespa akibat perilaku oknum tertentu.
Karena itu, komunitas berusaha menunjukkan bahwa pecinta Vespa juga mengutamakan keselamatan dan ketertiban.
Bahkan, kata dia, apabila terdapat laporan dari masyarakat terkait aktivitas yang dinilai meresahkan dan mengatasnamakan komunitas Vespa, pihaknya akan melakukan penelusuran dan pembinaan.
"Kami ingin teman-teman menjaga nama baik komunitas. Jangan sampai ada perilaku yang merugikan masyarakat ataupun membuat citra Vespa menjadi buruk," katanya.
Selain melakukan pembinaan internal, Forscook juga rutin berkolaborasi dengan kepolisian dalam berbagai kegiatan.
Salah satunya melalui Skuter Kediri Festival yang turut menghadirkan edukasi mengenai standar kendaraan yang layak digunakan di jalan raya.
Dalam kegiatan tersebut, anggota komunitas diberikan pemahaman mengenai aspek keselamatan berkendara, mulai dari kondisi mesin, kelengkapan kendaraan hingga pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
Forscook sendiri merupakan forum yang menaungi sekitar 27 klub Vespa di Kabupaten Kediri.
Melalui forum tersebut, berbagai komunitas dengan latar belakang berbeda disatukan dalam kegiatan otomotif, sosial, hingga edukasi keselamatan berkendara.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Danang Ki Asmoro, Modifikator Vespa Kediri Beromzet Puluhan Juta
Sigit berharap seluruh anggota komunitas Vespa dapat terus menjaga keselamatan, ketertiban, serta nama baik klub masing-masing.
Menurutnya, kecintaan terhadap Vespa harus diwujudkan melalui perilaku positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Aturan yang paling penting adalah menjaga nama baik klub dan menjaga keselamatan saat berkendara," pungkasnya. (c2)
Editor : Andhika Attar Anindita