JP Radar Kediri - Di pasar matic kelas menengah, dua nama yang sering jadi perbincangan adalah Yamaha Aerox 155 dan Honda Vario 160. Keduanya menawarkan performa mesin yang cukup tangguh, desain menarik, dan fitur modern. Tapi ketika harus memilih salah satu, manakah yang paling cocok untuk kebutuhan harian?
1. Desain dan Posisi Berkendara
Aerox tampil dengan gaya yang sangat sporty. Bodinya besar dan agresif, sekilas mirip motor balap versi skutik. Tapi karena desainnya ini, dek bagian tengah Aerox tidak rata, sehingga agak menyulitkan kalau kamu sering bawa barang atau suka selonjor kaki.
Sementara itu, Vario 160 hadir dengan tampilan lebih elegan dan modern. Tidak terlalu mencolok, tapi tetap terlihat berkelas. Posisi duduknya juga cenderung lebih nyaman untuk harian, dengan dek rata yang bisa dimanfaatkan buat bawa barang bawaan atau sekadar selonjor kaki saat macet.
2. Performa Mesin
Soal tenaga, keduanya hampir seimbang. Aerox dibekali mesin 155 cc dengan teknologi VVA, sementara Vario pakai mesin 160 cc dengan teknologi eSP+ 4-katup. Tenaga puncaknya hanya beda tipis, dengan Vario sedikit lebih unggul.
Namun Aerox punya karakter tarikan yang lebih agresif, terutama di putaran bawah-menengah. Cocok buat kamu yang suka akselerasi cepat saat stop and go. Sedangkan Vario lebih halus dan efisien, cocok untuk pemakaian harian.
3. Fitur dan Teknologi
Baca Juga: Rocky Limited Edition, Model Terbatas Daihatsu Yang Hanya Bisa didapat di GIIAS 2025
Kedua motor sudah dibekali fitur kekinian: smart key system, panel speedometer digital, lampu full LED, serta opsi ABS di varian tertingginya. Tapi Aerox punya satu keunggulan menarik, yaitu Yamaha Y-Connect, fitur konektivitas ke smartphone yang bisa menampilkan notifikasi, konsumsi BBM, bahkan status baterai.
Kalau kamu suka hal-hal yang berbau teknologi dan gadget, fitur ini tentu jadi nilai lebih. Di sisi lain, Vario tetap unggul karena fitur dasarnya sudah sangat lengkap untuk skutik kelasnya.
4. Kenyamanan dan Handling
Aerox punya ban yang lebih lebar, sehingga lebih stabil saat melaju cepat atau menikung. Namun suspensinya terasa agak kaku untuk sebagian orang.
Vario 160 memang lebih sederhana dari sisi handling, tapi terasa lebih nyaman untuk jalanan kota dan stop-and-go harian.
Untuk jalan rusak atau riding santai, Vario mungkin terasa lebih ramah. Tapi untuk kecepatan dan kelincahan, Aerox punya kelebihan tersendiri.
5. Harga dan Nilai
Dari segi harga, keduanya berada di kisaran yang mirip. Baik Aerox 155 Connected ABS maupun Vario 160 ABS dibanderol sekitar Rp 30-31 jutaan. Varian non-ABS-nya juga hampir setara, berada di angka Rp 27-28 jutaan.
Jadi Pilih Aerox 155 jika kamu lebih suka tampilan sporty, performa agresif, dan fitur konektivitas modern. Cocok buat kamu yang ingin tampil beda dan punya gaya berkendara aktif.. Namun untuk motor harian Vario 160 adalah motor yang nyaman, praktis, dan tetap bertenaga.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah