Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rem Teromol Motor Matic Gampang Macet Akibat Kelewat Lakukan Ini

Internship Radar Kediri • Rabu, 18 Juni 2025 | 11:00 WIB
Rem Teromol Motor Matic
Rem Teromol Motor Matic

JP Radar Kediri – Buat kamu pengguna motor matic harian, pasti pernah ngerasain yang namanya rem belakang tiba-tiba berat, nggak pakem, atau malah nyangkut kaya ngerem sendiri. Kalau iya, kemungkinan besar kamu punya “penyakit umum” motor matic, yaitu rem teromol yang mulai macet.

Masalah ini nggak cuma ganggu kenyamanan, tapi juga bisa bahaya kalau dibiarkan. Apalagi kalau kamu sering boncengan atau lewat jalan tanjakan-turunan. Nah, biar kamu paham akar masalahnya dan bisa mencegah sebelum kejadian, yuk bahas kenapa rem teromol motor matic gampang macet dan apa yang sebenarnya sering kita lewatin dalam perawatannya.

Kenalan Dulu Sama Rem Teromol

Sebagian besar motor matic (khususnya bagian belakang) masih pakai sistem rem teromol alias drum brake. Sederhananya, ketika tuas rem kamu tarik, ada kampas rem yang bakal menekan dinding tromol yang berputar bareng roda. Dari situ gesekan terjadi dan roda melambat.

Sistem ini memang simpel dan tahan lama, tapi justru karena terlalu simpel, kadang kita jadi abai. Selama masih pakem, kita mikirnya “ah, nanti aja servisnya”. Padahal, rem ini juga butuh perhatian rutin.

Baca Juga: Jika Semua Mobil Mengemudi Sendiri, Nasib Sopir Dipertaruhkan?

Ciri-ciri Rem Teromol Mulai Macet

Sebelum benar-benar parah, biasanya ada tanda-tanda yang muncul. Kalau kamu ngerasain beberapa hal di bawah ini, berarti waktunya kamu tengok bagian belakang motor:

Kalau udah sampai tahap ini, fix: rem kamu butuh perawatan.

Kenapa Bisa Macet?

Nah, ini bagian pentingnya. Banyak banget pengguna motor matic yang ngalamin rem belakang macet gara-gara hal-hal sepele yang sebenarnya bisa dicegah. Ini dia beberapa penyebab utamanya:

1. Jarang Dibersihin

Debu jalanan, pasir, dan kotoran dari kampas rem yang aus bisa ngumpul di dalam rumah tromol. Lama-lama, kotoran ini bikin kampas nempel terus ke dinding tromol. Apalagi kalau motor sering dipakai hujan-hujanan, air dan lumpur bisa bikin bagian dalam tromol makin kotor dan lengket.

2. Kampas Rem Kering dan Aus

Kampas rem yang udah tipis atau kering (kehilangan daya cengkram normalnya) bisa bikin gesekan berlebih. Akibatnya, bukan cuma cepat habis, tapi juga bisa ‘nyantol’ dan bikin tuas rem susah balik.

3. Pelumas Tuas Rem dan Tromol Kering

Bagian-bagian kecil kayak pivot tuas rem, tuas penggerak kampas, dan per pengembali itu perlu pelumas. Kalau kering atau mulai berkarat, gerakan rem jadi nggak fleksibel dan macet.

4. Salah Pasang Kampas Rem

Kadang waktu ganti kampas rem, pemasangannya nggak presisi. Entah pegasnya miring, kampasnya goyang, atau posisi kampas nggak sejajar. Hasilnya, rem malah nempel terus meski tuas nggak ditekan.

Cara Merawat Rem Teromol Biar Nggak Macet

Tenang, kabar baiknya: semua masalah tadi bisa dicegah kalau kamu rutin ngerawat bagian ini. Nggak perlu ke bengkel tiap minggu, cukup lakukan ini secara berkala:

1. Bersihin Tromol Setiap Servis Berkala

Mintalah mekanik untuk buka bagian tromol, bersihin semua kotoran di dalamnya, dan periksa kondisi kampas. Idealnya setiap 4.000–6.000 km atau setiap 3 bulan, tergantung pemakaian.

2. Olesi Bagian Tuas dengan Gemuk (Grease)

Minta mekanik untuk kasih pelumas (gemuk) ke bagian-bagian yang bergerak. Ini bisa bantu mencegah karat dan bikin tuas rem balik ke posisi semula dengan lancar.

3. Cek dan Ganti Kampas Kalau Udah Tipis

Kampas rem biasanya punya indikator keausan. Kalau udah hampir habis, mending langsung ganti. Jangan tunggu sampai besi kampas nyentuh tromol, karena bisa bikin dinding tromol aus dan rem jadi ngunci.

4. Hindari Ngerem Terus-menerus Saat Turunan

Kebiasaan ini bikin kampas cepat panas dan lengket. Coba kombinasikan dengan engine brake (kalau memungkinkan), atau ngerem secara bertahap biar kampas tetap adem.

5. Jangan Males Cek Sendiri

Kadang cukup putar ban belakang pakai tangan. Kalau terasa berat atau nggak muter bebas, bisa jadi rem mulai nempel. Ini sinyal buat langsung cek.

Baca Juga: Wajib Tahu!! Kenali 6 Ciri Sparepart Asli Kendaraan agar Tak Mudah Tertipu

Pentingnya Ngerawat Rem Buat Motor Harian

Buat kamu yang pake motor matic harian buat kerja, ngampus, ojek online, antar anak sekolah rem belakang yang lancar itu penting banget. Selain bikin nyaman, juga bikin aman. Macet di tengah jalan gara-gara rem nyangkut bisa ganggu jadwal, dan yang lebih parah: bisa bikin kecelakaan.

Maka dari itu, jangan remehin perawatan rem, meski cuma rem teromol. Justru karena jarang rusak, kita suka lupa. Padahal kalau udah macet, biayanya bisa lebih mahal karena harus ganti kampas, pegas, bahkan bongkar tromol.

Rem teromol motor matic gampang macet karena kita sering lupa merawatnya. Mulai dari debu, kampas kering, sampai pelumas yang habis bisa jadi pemicunya. Tapi tenang, semua bisa dicegah dengan perawatan rutin yang nggak ribet kok.

Jadi mulai sekarang, jangan tunggu sampai roda belakang seret baru panik. Cek rutin, bersihin, dan kasih pelumas di bagian yang perlu. Motor pun jalan lebih enteng, rem makin responsif, dan yang paling penting: kamu tetap aman di jalan.(kem)

Penulis: Kemal Fahreza Jibran

Editor : Jauhar Yohanis
#motor matic #Perawatan Rem #Kampas rem motor