Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Berhenti di Rambu Lalu Lintas, Lebih Aman Tuas Persneling Mobil Matic di Posisi P atau N?

Mohammad Basid Alharis • Jumat, 2 Mei 2025 | 21:11 WIB

 

Ilustrasi mobil matic berhenti di rambu lalu lintas.
Ilustrasi mobil matic berhenti di rambu lalu lintas.

JP Radar Kediri – Dalam berkendara menggunakan mobil bertransmisi otomatis (matic), pengemudi sering kali bingung saat berhenti sejenak di Rambu Lalu Lintas.

Sebaiknya tuas persneling diposisikan di P (Park) atau N (Neutral)? Untuk menjawabnya, kita perlu memahami terlebih dahulu fungsi dari masing-masing posisi tuas tersebut dan konteks penggunaannya.

Perbedaan Posisi Tuas P dan N pada Mobil Matic. Posisi P (Park) fungsi utama adalah mengunci transmisi dan mencegah mobil bergerak.
Sistem pengunci akan menahan roda agar tidak bisa berputar. Umumnya digunakan saat mobil benar-benar berhenti dan akan ditinggalkan, misalnya saat parkir atau mematikan mesin.

Sedangkan posisi N (Neutral) fungsi utamanya untuk memutuskan hubungan antara mesin dan roda penggerak. Mobil tidak akan melaju meski mesin hidup, tetapi roda masih bisa bergerak bebas.

Digunakan saat mobil berhenti sementara dan pengemudi masih berada di dalam kendaraan, seperti di lampu merah.

Lalu, jika situasi berhenti di Lampu Merah atau Rambu Lalu Lintas
biasanya durasi berhentinya hanya sebentar (1–2 menit). Dalam kondisi ini, memindahkan tuas ke posisi N lebih dianjurkan dibandingkan ke posisi P.

Kenapa Lebih Baik di Posisi N? karena untuk menghindari kerusakan pada transmisi. Saat berhenti sebentar, memindahkan tuas langsung ke posisi P dapat memberikan tekanan pada sistem transmisi, terutama jika mobil belum benar-benar diam saat tuas dipindahkan.

Posisi P juga mengunci roda, sehingga jika ada hentakan kecil dari belakang (misalnya ditabrak pelan), dapat merusak pengunci transmisi.
Lebih Aman dan Praktis.

Di posisi N, pengemudi masih memiliki fleksibilitas untuk segera jalan ketika lampu berubah hijau tanpa perlu repot memindahkan tuas kembali.
Cukup injak pedal rem, lalu pindahkan ke posisi D (Drive) untuk melaju.

Kemudian, memindahkan tuas ke N sambil menarik rem tangan dapat mengurangi beban mesin dan meningkatkan efisiensi bahan bakar selama berhenti.

Posisi N ini tidak mengunci roda. Posisi N memberi ruang mobil untuk sedikit bergerak dalam kondisi darurat, misalnya saat harus didorong atau dipindahkan.

Lantas, kapan sebaiknya menggunakan posisi P? Saat mobil benar-benar parkir, baik di tempat parkir, garasi, maupun di pinggir jalan. Digunakan bersamaan dengan rem tangan (hand brake) agar mobil benar-benar aman dan tidak bergerak.

Posisi P ini tidak disarankan digunakan saat berhenti sebentar karena bisa mengganggu kelancaran transmisi jika dilakukan berulang dalam kondisi mobil sering berhenti dan jalan.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Lampu Lalu Lintas #rambu lalu lintas #mobil #transmisi mobil