Gaya hidup masyarakat di Kediri bisa dikatakan konsumtif. Baik anak muda hingga orang dewasa. Hal ini terlihat menjamurnya coffee shop.
Kebiasaan minum kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di Kediri. Tidak hanya orang dewasa, kebiasaan minum kopi saat ini juga dilakukan oleh anak-anak dan remaja. Bahkan ada istilah dalam satu hari tidak minum kopi, rasanya seperti ada yang janggal.
Dengan adanya peluang tersebut. Tidak heran jika Kediri menjadi peluang bagi mereka yang berbisnis di dunia perkopian.
Jika diamati di Kediri makin banyak usaha minuman kopi. Baik yang berupa coffee shop, atau yang berupa kopi gerobak atau biasa disebut starling.
Bahkan sejauh mata memandang di setiap sudut sepanjang jalan pasti ada yang berjualan kopi di sana. Dengan begitu konsumen semakin dipermudah untuk menikmati kopi.
Dari sudut pandang saya sebagai orang yang meminum kopi. Keberadaan coffee shop dan kopi starling ini memiliki target pasar sama namun berbeda.
Sama-sama untuk mereka yang suka kopi, namun dengan kondisi yang berbeda. Semakin ke sini bangunan ataupun interior coffee shop semakin modern dan instagramable.
Tidak seperti dulu, tempat ngopi yang berada di warung. Dimana pembeli dan penjual dipisahkan dengan meja dan rak berisikan aneka jajanan. Baik gorengan atau jajanan pasar.
Di warung kopi tidak hanya sekedar minum kopi saja. Namun juga sambil merokok, makan gorengan dan mengobrol. Bahkan mereka bisa mengobrol dengan orang yang baru ditemui di sana.
Dengan berjalannya waktu, konsep warung kopi ini di upgrade menjadi sebuah coffee shop. Masih sama menjadi tempat minum kopi, namun dengan fasilitas yang berbeda.
Selain harga yang lebih mahal, pengunjungnya jauh lebih eksklusif. Sebab mereka kebanyakan bergerombol.
Kebanyakan mereka yang berkunjung di coffee shop adalah mereka yang memiliki banyak waktu luang. Dimana mereka menikmati kopi dan hidangan yang ada di sana sambil mengobrol selama berjam-jam.
Tidak hanya sebagai tempat bertukar informasi. Keberadaan coffee shop ini juga menjadi tempat kerja, maupun mengerjakan tugas.
Sedangkan kopi gerobak atau starling ini untuk mereka ingin minum kopi. Namun tidak memiliki waktu untuk mampir ke coffee shop.
Keberadaan mereka ini bisa dikatakan cukup membantu. Sebab mereka berjualan di tepi jalan, dan proses pembuatan kopi ini tidak sampai lima menit.
Kopi gerobak saat ini sudah mengikuti perkembangan zaman. Dimana gerobaknya sudah kekinian. Penyajiannya tidak sampai lima menit, sebab kopi sudah disediakan di dalam gelas.
Penjual hanya tinggal menambahkan es, susu atau sesuai dengan pesanan. Biasanya pembeli kopi gerobak ini adalah orang yang berangkat kerja, atau sekolah.
Editor : Andhika Attar Anindita