Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Momentum untuk E-mas (English Massive)

Redaksi Radar Kediri • Kamis, 19 Desember 2024 | 16:33 WIB
Photo
Photo

“Haruskah Kita Punya Filosofi Pendidikan?” Ini adalah judul sebuah perbincangan yang direkam tepat 1 tahun lalu tanggal 13 Desember 2023 dari Policy Forum on Education persembahan bersama dengan Tanoto Foundation yang dilakukan oleh Gita Wirjawan, Andhytya Firselly Utami (Afutami), Nisa Felicia Faridz, dan Yanuar Nugroho yang mengurai masalah pokok pendidikan dasar hingga tinggi di Indonesia.

Ada beberapa hal yang mengemuka pada sisi di mana pendidikan di Indonesia masih sangat lemah. Antara lain yaitu lemahnya literasi dan numerasi pada anak didik kita.

Karena literasi dan numerasi adalah modal belajar di samping juga untuk mengukur seberapa mau kita belajar sepanjang hayat.

Di salah satu ujung dari pendidikan kita bahwa representasi jumlah mahasiswa sangat sedikit jika dibanding dengan mahasiswa Tiongkok yang belajar di Inggris. Hanya  terdapat 4 ribuan orang Indonesia sementara orang Tiongkok 200 ribuan.

Dan bahwa universitas-universitas di Eropa dan Amerika adalah tempat pergaulan secara internasional, Untuk menuju “pergaulan” internasional, embrionya sudah ada dengan menjadikan bahasa Inggris menjadi kolosal melalui program English massive.

Ide ini tentu didasari semangat memajukan kemampuan komunikasi melalui percakapan.

Bagi para peserta dewasa berkomunikasi secara lancar mungkin sudah cukup. Tapi bagi siswa memperoleh skor test resmi semacam TOEFL dan lainnya menjadi bekal jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Secara data saat ini terdapat 154 spot, 246 class, 39 tutor, 3.347 active participant. Dari 3.347 participant terdapat 3.295 you adult and young learners.

Di E-mas sendiri ada banyak program yang menarik untuk diikuti seperti koin emas, level test, talk with E-mas, English call, E-mas on air, dramacoustic, grab and win challenge, meet learn and play belum lagi program regular yang diadakan seperti workshop for tutor.

Untuk membawa sesuatu pada level berikutnya sering kali diperlukan momentum. Saat inilah momentum yang tepat membawa English Massive posisi yang lebih tinggi dengan ditandai rekor MURI.

Sabtu tanggal 14 Desember 2024 akan dicatat 2 rekor MURI dalam katagori Program Pelatihan Bahasa Inggris pertama pada tingkat RT/RW dan Organisasi Perangkat Daerah yang menyelenggarkan program pelatihan bahasa Inggris gratis dengan tempat belajar/kelas terbanyak.

Ekonom Italia, Vilfredo Pareto memiliki prinsip 80/20 atau yang kita kenal dengan prinsip Pareto. Maka nasihat terbaiknya adalah “fokuslah pada 20 persen terbaik anda” kata Ricard Koch pada buku berjudul Living the 80/20 way (2018).

Jika prinsip ini dijalankan maka akan ada 3.295 x 20% = 695 orang terbaik yang menguasai bahasa Inggris dengan dengan skor TOEFL/IELTS yang mendekati sempurna sebagai salah satu syarat memasuki universitas-universitas di Eropa dan Amerika.

Jika 20% dari 695 siswa tersebut betul-betul bersekolah disana maka akan ada 139 orang Kota Kediri yang bersiap membawa kota ini terbang lebih tinggi.

Dari prinsip paretonya memang seolah sederhana, tapi mewujudkan itu perlu peningkatan mutu dipelbagai penjuru. Peningkatan kapasitas tutor adalah salah satu cara menuju peningkatan 20% kemampuan terbaik itu.

Oleh karenanya membangun dan meningkatkan kapasitas, kapabilitas sistem yang sudah dibangun memalui Engglish Massive menjadi sangat penting untuk mewujudkan kemampuan terbaik yang dihasilkan oleh Engglish Massive.

Jika hasilnya 10% saja dari prinsip pareto itu, angkanya masih sangat banyak dan untuk menuju Kota Kediri sebagai pusat keunggulan atau Center Of Excellent akan lebih mudah dicapai. (Penulis adalah staf ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia Pemkot Kediri)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#toefl #radar kediri #pendidikan #e-mas #opini #jawa pos #English Massive #momentum