Di Kelurahan Kapas, dia kerap menjumpai beragam masalah yang dihadapi warganya. Mulai dari persoalan rumah tangga, sengketa keluarga, hingga kenakalan remaja. Semua masalah itu harus dia selesaikan. “Semua pengalaman itu mengasyikan. Karena saya bisa mengenal karakter banyak orang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.
Sriatun sangat menyadari, masalah-masalah yang selama ini dia selesaikan telah menjadikannya sebagai seorang pemimpin yang tangguh. Ketika menyelesaikan masalah, dia selalu dituntut untuk bijaksana. Sriatun tidak boleh memihak salah satu warga yang sedang bersengketa.
“Yang paling penting adalah sabar,” katanya. Dia harus pandai ngemong masyarakatnya. Sehingga, masalah yang dihadapi masyarakatnya semakin melebar. Agar bisa mengambil keputusan yang arif, Sritaun tidak langsung percaya informasi yang masuk. Dia meminta bantuan perangkat untuk mengumpulkan informasi termasuk menggandeng Babinkamtibmas dan Babinsa. Sriatun selalu menonjolkan sifat keibuannya saat menyelesaikan masalah. Sehingga langkah yang kerap dia pakai adalah dengan cara persuasif. Persoalan tidak perlu sampai ke persidangan.
“Senang kalau bisa membantu menyelesaikan masalah mereka,” aku ibu dua anak itu. Penggemar sate gule ini menganggap seni menjadi lurah adalah mengenali karakter warganya dan bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakatnya. Karena itulah, lulusan IKIP PGRI Malang itu mengaku selalu enjoy menjalani pekerjaannya. Di balik kerumitan setiap masalah yang dia selesaikan selalu ada hikmah yang dia dapat.
Sekarang, dia bisa menyelesaian masalah warganya dengan adem. Dan yang lebih penting lagi, mantan kepala tata usaha (KTU) di SMPN 3 Rejoso itu mendapatkan dukungan penuh dari suaminya. “Alhamdulillah sejak dulu, keluarga sangat mendukung pekerjaan saya. Saat ada musyawarah yang saya datangi di malam hari, suami atau anak pasti selalu mengantar,” kata Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana (Sarpras) di Kelurahan Kapas.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah