NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Persenga mendapat pelajaran berharga kemarin. Menghadapi Persedikab Kabupten Kediri di laga uji coba, Laskar Singo Barong kalah tipis 1-2.
Di laga yang berlangsung 3x30 menit itu, Persenga tampil menggebrak di awal laga. Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh Jatmiko dkk. Persenga hampir mencetak gol pertama mereka di menit ke-16 saat umpan lambung dari pemain sayap kanan gagal dimanfaatkan di depan gawang.
Berkali-kali Laskar Singo Barong mencoba membongkar pertahanan Bledug Kelud-julukan Persedikab. Keasyikan menyerang membuat Persenga lengah. Persedikab melakukan serangan balik yang akhirnya berbuah penalti di menit ke-21. Karena pemain belakang Persenga melanggar striker Persedikab di kotak terlarang. Gol pun dicetak Persedikab lewat titik putih.
Tertinggal 0-1 tidak membuat anak asuh Istiko Hadi menyerah. Mereka berusaha keras menyamakan kedudukan. Tempo serangan dinaikkan. Sayang, gol penyama kedudukan tak kunjung tercipta di babak pertama.
Baca Juga: Akhirnya, Warga Ngetos Nganjuk Dapat Air Bersih dari Pemasangan Pipa
Memasuki babak kedua, Istiko menurunkan 11 pemain baru. Tujuannya untuk memberikan kesempatan pada para pemain yang masih fresh membongkar pertahanan Bledug Kelud yang dilatih Muslim Habibi. Persenga kembali mendapatkan kesempatan emas.
Tendangan jarak jauh dari pemain mereka berhasil ditepis oleh kiper Persedikab. Tidak hanya sekali. Namun dua kali tendangan berhasil diselamatkan. Skor tidak berubah 0-1 hingga peluit akhir babak kedua ditiup.
Di babak ketiga atau 30 menit terakhir, Persenga menurunkan skuad campuran. Yang sudah bermain masing-masing 30 menit di babak pertama dan kedua. Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh Laskar Singo Barong di babak ketiga. Mulai sundulan dari umpan lambung di menit ke-64. Yang berbuah corner kick karena mengenai bek Persedikab.
Namun dewi fortuna tidak hinggap ke kubu Persenga. Bola serangan balik Persedikab justru menjadi gol kedua. Skor 2-0 untuk Persedikab.
Di 10 menit terakhir, Persenga terus menggempur pertahanan Persedikab. Tiga tendangan dari striker Candra gagal on target padahal posisinya sudah di depan gawang. Di menit ke-89, akhirnya Persenga mendapat penalti setelah pemain Persedikab melanggar pemain Persenga di kotak terlarang. Dika yang ditunjuk sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit. “Kelemahan kami ada di finishing touch dan kurang beruntung,” ungkap Istiko mengomentari hasil pertandingan tersebut.
Untuk itu, Istiko akan memperbaiki kekurangan anak asuhnya. Sehingga, saat tampil di Liga 3 Jatim, Persenga bisa garang. Tidak ada lagi peluang terbuang sia-sia.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah