NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk berupaya maksimal mengurangi angka pengangguran di Kota Angin. Salah satu upayanya adalah dengan menggelar pelatihan berbasis klaster kompetensi. Sehingga, muncul wirausaha baru.
Terbaru, Disnaker Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan menjahit untuk 20 orang warga Desa Bukur, Kecamatan Patianrowo. Kegiatan berlangsung delapan hari. Dimulai sejak Selasa (31/10). “Usai mengikuti pelatihan, kami ingin peserta bisa mengimplementasikan ilmu yang dimiliki dengan membuka usaha jasa jahit,” ujar Ninuk Siwi Hartati selaku Kabid Penempatan Tenaga Kerja mewakili Plt Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Samsul Huda.
Untuk diketahui, pelatihan menjahit berlangsung di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Al Mubarokah, Desa Bukur, Kecamatan Patianrowo. Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan. Berbagai materi teori, praktik, dan motivasi diberikan narasumber. Salah satunya disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Ulum Basthomi.
Di depan puluhan peserta pelatihan, Ulum menyampaikan apresiasinya. Politisi PKB itu juga mengingatkan peserta untuk semangat mengikuti pelatihan. Karena pelatihan tidak diikuti sembarang orang. “Semoga ilmunya bermanfaat dan bisa menjadi penjahit andal yang bisa meningkatkan ekonomi keluarga serta mengurangi pengangguran,” harapnya.
Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapat berbagai fasilitas. Seperti, uang saku, alat tulis, tas punggung, hingga seragam. Untuk materi pelatihan mulai cara membuat desain, menggunting pola, hingga merangkai dan menjahitnya menjadi pakaian yang keren.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah