Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk menggelar Festival Lomba Seni (FLS) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP pada Sabtu (14/10). Kegiatan tersebut menjadi ajang eksplorasi dan adu talenta seni budaya dan pemahaman agama bagi siswa.
FLS PAI tahun ini dipusatkan di SMPN 2 Nganjuk. Yang membuka kegiatan adalah Kepala Disdik Kabupaten Nganjuk Sopingi. Sopingi mengatakan, tujuan FLS PAI selaras dengan tema yang diusung. Yaitu, ‘Mengeksplorasi Talenta Seni Budaya dan Agama untuk Indonesia Maju dan Beradab’.
Melalui kegiatan itu, Sopingi berharap, pelajar di Kota Angin bisa berkarakter seni, budaya, dan agama. Sehingga, turut berpartisipasi dan berperan dalam memajukan bangsa. “Insya Allah pelajar dan generasi muda Nganjuk berakhlakul karimah,” ungkapnya.
Sopingi mengatakan, pihaknya sengaja menggelar kegiatan pada bulan Oktober ini. Karena bertepatan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Serta, menyongsong Hari Santri Nasional. “Kami turut menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional,” tandas pria yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Nganjuk ini.
Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, FLS PAI tahun ini berlangsung semarak. Sejak pagi, ratusan peserta sudah memadati lokasi lomba. Mereka bersemangat dan siap berlomba.
Adapun lomba sendiri dibagi menjadi beberapa tempat. Misalnya, di musala dan beberapa ruang kelas. Untuk lomba hadrah berlangsung di panggung utama yang berada di lapangan basket SMPN 2 Nganjuk.
Kasi Pembinaan Siswa dan Kurikulum SMP Disdik Kabupaten Nganjuk Munawir menambahkan, FLS PAI diikuti sebanyak 696 orang peserta. Mereka berasal dari 71 lembaga SMP negeri maupun swasta di seluruh Kota Angin.
FLS PAI tahun 2023 berisi berbagai lomba. Antara lain hadrah yang diikuti 55 grup. Kemudian, lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) putra dan putri sebanyak 91 orang peserta.
Ada pula lomba Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) atau lomba membaca dengan murrotal hafalan Alquran sebanyak 103 peserta putra dan putri. Serta, lomba imlak atau seni menulis ayat Alquran yang diikuti 62 orang peserta. “Masing-masing lomba diambil juara satu hingga tiga. Pemenang mendapat hadiah berupa tropi dan uang pembinaan,” tambah Munawir.
Untuk diketahui, tahun ini Sopingi berhasil meraih Jawa Pos Radar Nganjuk Awards 2023. Dia meraih predikat ‘Kakak Pramuka Paling Kreatif’. Karena selain menjabat kadisdik, dia juga Ketua Kwarcab Pramuka Nganjuk. Kakak Pramuka ini menjadi pertama dan satu-satunya penyelenggara Estafet Tunas Kelapa (ETK) dalam rangka Hari Pramuka. Kreativitas dan inovasi lain dari Sopingi salah satunya menggelar FLS PAI ini. Kegiatan itu dua kali berlangsung, atau saat Sopingi menjabat sebagai Kadisdik Kabupaten Nganjuk.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah