NGANJUK, JP Radar Nganjuk- DPRD berkomitmen untuk bersinergi dengan Pemkab Nganjuk mewujudkan masyarakat Kota Angin sejahtera. Pergantian Bupati Marhaen Djumadi dengan Penjabat (Pj) Bupati Sri Handoko Taruna tidak akan mengganggu roda pemerintahan dan keharmonisan pemkab dengan DPRD. “Kami yang mengusulkan Pak Sri Handoko Taruna menjadi Pj Bupati Nganjuk. Karena dia adalah putra daerah,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono.
Untuk itu, Pak Tatit-panggilan akrab Tatit Heru Tjahjono menganggap pergantian pucuk pimpinan di Pemkab Nganjuk itu sudah sesuai dengan yang diharapkan. Karena Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) memutuskan memilih satu dari tiga nama yang diusulkan DPRD. Sebelumnya, DPRD mengusulkan Handoko, Sekda Nur Solekan, dan Inspektur Inspektorat M. Yasin sebagai Pj Bupati Nganjuk. Dari tiga nama itu, Handoko akhirnya dipilih menjadi Pj Bupati Nganjuk menggantikan Marhaen Djumadi.
Keharmonisan DPRD dengan pemkab tersebut terlihat saat pisah kenal Mas Bupati Handoko dan Bupati Marhaen Djumadi di Pendapa KRT Sosrokoesoemo pada 26 September 2023. Saat itu, Tatit bersama pimpinan DPRD hadir. Mereka juga memberikan sambutan perpisahan kepada Kang Marhaen dan selamat datang kepada Mas Bupati Handoko. “Kami akan mendukung program Mas Bupati Handoko untuk mewujudkan masyarakat sejahtera,” ujar Pak Tatit.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah