NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Komisioner KPU Nganjuk Yudha Harnanto terpilih menjadi Ketua Bawaslu Nganjuk periode 2023-2028. Lelaki 50 tahun itu dilantik bersama empat komisioner bawaslu lainnya pada Sabtu (19/8). Empat komisioner bawaslu itu adalah M Ariful Anam, Fina Lutfiana Rahmawati, Mahrus Ali Sofyan, dan Tanoyo.
Koordinator Kesekretariatan Bawaslu Nganjuk Fathoni Ahmad Fathul Huda mengatakan, lima komisioner itu dilantik di Jakarta. “Mereka dilantik Bawaslu RI,” ujar Fathoni kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.
Dari lima orang yang terpilih, hanya ada satu wajah lama. Yakni Fina Lutfiana Rahmawati. Untuk mempermudah kerja pengawasan, komisioner Bawaslu telah membagi tugas mereka menjadi empat divisi. Untuk Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) dan Diklat dikomando Mahrus Ali Sofyan. Kemudian, Fina Lutfiana Rahmawati di Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin. Dua komisioner lagi adalah M Ariful Anam bertugas di Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa. Dan terakhir adalah Tanoyo Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas. Setelah menuntaskan pembagian divisi, komisioner sudah bisa menjalani kerja pengawasan pemilu sesuai dengan tahapannya.
Sementara itu, Yudha mengaku dia sudah mengajukan pengunduran diri dari KPU Nganjuk setelah pengumuman dirinya lolos menjadi komisioner Bawaslu Nganjuk. Dia akan fokus ke Bawaslu Nganjuk. Lulusan sarjana hukum di Universitas Jember itu mengungkapkan, prioritas kerja saat ini adalah untuk memperkuat internal. Konsolidasi penguatan kelembagaannya menjadi langkah awal untuk menjalani tahapan kerja berikutnya. Setelah itu, semua divisi akan melaksanakan peningkatan kapasitas. “Mulai minggu depan akan diklat bimtek,” ujarnya.
Kegiatan tersebut untuk memperkuat orientasi tugas. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bergiliran sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. “Dua poin itu harus dilaksanakan untuk menjaga soliditas internal di bawaslu,” ujar Yudha.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah