NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Peminat dua jabatan eselon II sepi. Dua jabatan itu adalah Sekretaris DPRD (Sekwan) dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Nganjuk sepi. Hingga pendaftaran lelang jabatan ditutup pada 16 Agustus, dua jabatan di atas tidak bisa memenuhi kuota minimal pendaftar. Padahal, panitia seleksi (pansel) telah membuka pendaftaran selama dua minggu. Yaitu, sejak 2 Agustus lalu.
”Jabatan sekwan dan kepala dinsos PPPA masing-masing hanya ada tiga pendaftar,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk Adam Muharto kemarin.
Untuk jabatan sekwan, yang melamar adalah Sekretaris DPMPD Kabupaten Nganjuk Dedih Sutardi, Camat Tanjunganom Johansyah Setiawan, dan Wakil Direktur RSD Nganjuk Anang Agus Susilo. Sedangkan, jabatan kepala Dinsos PPPA Nganjuk yang mendaftar adalah Sri Soebekti, sekretaris dinsos PPPA. Sedangkan kedua lawannya adalah Camat Pace Ida Shobihatin dan Camat Rejoso Darmantono. Adam mengatakan, keenam pejabat tersebut, berkasnya lengkap dan dinyatakan memenuhi syarat.
Baca Juga: Panti Asuhan ‘Aisyiyah Nganjuk Semarakkan HUT Ke-78 RI
Dengan hanya ada tiga pendaftar di satu jabatan, maka pansel tidak bisa melanjutkan tahapan seleksi. Karena syarat minimal pendaftar harus lebih dari tiga. Butuh minimal satu pendaftar lagi di jabatan sekwan dan kepala dinsos PPPA.
Karena pelamar belum memenuhi kuota maka kemarin diputuskan pendaftaran diperpanjang. Harapannya di waktu perpanjangan itu ada masing-masing minimal satu pendaftar lagi. ”Kami perpanjang pendaftaran hingga 24 Agustus,” tandas Adam.
Jika jabatan sekwan dan kepala dinsos PPPA sepi peminat, tidak dengan jabatan kepala dinas arsip dan perpustakaan, serta staf ahli perekonomian, keuangan, dan pembangunan. Di dua jabatan yang dilelang itu pendaftar melebihi syarat minimal. Masing-masing ada tujuh pelamar. Sehingga, tidak dilakukan perpanjangan pendaftaran.
Baca Juga: Dinas PPKB Gelar Peringatan Harganas Ke-30
Adam mengatakan, untuk mempermudah panitia seleksi maka untuk seleksi administrasi akan dilaksanakan bersamaan. Yaitu, pada 24 Agustus nanti. Sehingga, seleksi dan pelantikan empat jabatan tersebut diharapkan bisa bersamaan.
Terpisah, Bupati Marhaen Djumadi menegaskan, di masa kepemimpinannya, dia ingin mendapatkan pemimpin organisasi perangkat daerah (OPD) yang benar-benar menguasai di bidangnya. Karena itu, lelang jabatan selalu dilakukan. ”Semuanya nol rupiah. Silakan daftar,” ujarnya.
Marhaen mengatakan, kepala OPD harus bergerak cepat dan tepat dalam membuat program dan melaksanakannya. Karena pelayanan masyarakat harus maksimal. ”Harus satset satset,” tegasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah