Produksi berambang di Kecamatan Gondang harusnya lebih tinggi dari kecamatan lainnya. Sebab, kecamatan itu punya lahan paling luas. Pada semester awal 2023, Gondang hanya bisa produksi 150,3 ton bawang merah. Angka itu masih di bawah Rejoso yang luas lahan pertaniannya lebih kecil.
“Selisih produksi selama satu semester mencapai 5,9 ton,” ungkap Muslim Harsoyo, Kepala Dispertan (Kadispertan) Kabupaten Nganjuk sembari menyebut produksi di Rejoso sudah mencapai 156,2 ton.
Rendahnya produksi di Kecamatan Gondang disebabkan karena tingkat kesuburan tanahnya. “Kesuburan tanah itu pengaruh dari pola tanam, pengaruhnya pada hasil produksi,” terang Muslim kepada Jawa Pos Radar Nganjuk, kemarin.
Muslim menambahkan, petani di setiap kecamatan di Kota Angin punya metode dan hitungannya sendiri. Tergantung dengan daerahnya. Antara Kecamatan Gondang dan Kecamatan Rejoso sangat berbeda. “Jadi tidak bisa saklek harus meniru kecamatan A atau B. Karena banyak faktor di luar kendali petani,” papar Muslim.
Baca Juga: Gemas! Ada Sosok Ini di Karnaval SD se-Kecamatan Nganjuk
Pola tanam yang baik bisa meminimalkan serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Misalnya, menanam bawang merah secara terus menerus tanpa ada tanaman penyela bisa berpengaruh pada pertumbuhan tanaman dan rentan terhadap serangan hama. Karena itu, meskipun luas lahan yang ditanam sama tapi hasil produksinya bisa berbeda.
Seperti yang diungkapkan Subandi, 49, petani bawang merah asal Desa Sumberejo, Kecamatan Gondang, tanaman berambang di tempatnya kerap ditemukan beberapa masalah hama.
Hal itu terjadi mulai dari proses awal tanam hingga sebelum panen. “Selain kena hama, ada juga faktor bencana alam. Kena banjir juga,” keluhnya. Di awal semester 2023 ini, luas lahan tanaman berambang di Kecamatan Gondang mencapai 970 hektare.
Untuk diketahui, minggu kedua Agustus seperti ini, para petani bawang merah di Kecamatan Gondang baru mulai menanam. Mereka akan panen lagi pada Oktober menadatang.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah