NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Empat pelaku pencurian motor di Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon tepergok warga pada Rabu (10/7) malam. Keempatnya ditangkap lalu dibawa ke Polres Nganjuk. Mirisnya, sindikat pencurian motor itu dilakukan oleh anak-anak. Usia mereka masih di bawah 17 tahun.
Menurut Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad melalui Kasat Reskrim AKP Fatah Meilana keempat pelaku itu berinisial JA, 14; MF, 16; KA, 16; dan BA 16. Mereka adalah warga Kecamatan Ngronggot. “Peristiwanya Senin (10/7) dini hari. Aksi mereka diketahui korban,” kata AKP Fatah.
Motor yang jadi incaran mereka adalah Suzuki A100 milik Imam. Malam itu, dia memarkirnya di teras rumah di Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk. Dia terbangun karena mendengar ada suara berisik di depan rumahnya.
Pada saat menengok ke luar, empat anak-anak itu hendak membawa kabur motornya. Dia lantas berteriak maling. Teriakannya membuat tetangganya kaget lalu ikut menangkap para pelaku. Anak-anak itu tidak bisa kabur karena sudah terkepung warga. Setelah ditangkap, keempatnya diserahkan ke Polsek Prambon lalu dibawa ke Polres Nganjuk.
Hingga kemarin, polisi terus melakukan pendalaman. Ada dugaan, aksi anak-anak ini dikendalikan oleh orang dewasa. Selain itu, ada dugaan pula bila aksi yang mereka lakukan lebih dari satu lokasi. Oleh sebab itu, penyidik masih menggali terus keterangan mereka. "Kami masih mendalami kasus ini," ucap perwira balok tiga di pundak. Saat ini, kasusnya ditangani unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) mengingat pelaku masih belum dewasa.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah