NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Warga RT/RW 02/02 di Jalan Kartini, Kelurahan Mangundikaran mengeluh kehabisan air bersih sejak Senin (26/6) lalu. Pipa PDAM yang disalurkan ke rumah-rumah warga sudah tidak lagi mengalir.
Penyebab mandeknya aliran air bersih itu disebabkan karena adanya kebocoran pipa PDAM di jalan RA Kartini. Diduga, pipa PDAM itu terkena alat berat saat sedang melakukan pengerukan jalan untuk pembangunan gorong-gorong.
“Air PDAM sudah tidak mengalir sejak sore,” keluh Dewi warga setempat. Pedagang berusia 53 tahun itu terpaksa tidak pulang ke rumah karena air di rumahnya di Jalan RA Kartini sudah tidak kebagian air bersih karena ada kebocoran pipa PDAM.
Baca Juga: Persik Kediri Mendekati Dua Striker Brasil Pengganti Pedro Paulo, Ini Profilnya
“Kalau mau mandi dan masak air di warung aja,” kata perempuan yang ditemui di warungnya, kemarin. Dia berharap, pekerjaan gorong-gorong bisa segera selesai dan pipa PDAM yang bocor segera diperbaiki.
Bocornya pipa PDAM itu diamini Ketua RT 02 Hari Subagio. Pria yang kini sudah berusia 60 tahun itu mengaku ikut terdampak mengalami kekurangan air bersih. Adanya kebocoran pipa PDAM itu menjadi masalah bagi warganya.
Agar masalah yang dialami warganya tidak berlarut terlalu lama, dia sudah menanyakan masalah tersebut ke PDAM. “Harapannya bisa segera dialiri lagi. Yang terdampak ada 44 KK,” terangnya.
Mereka yang kena dampaknya tinggal di sepanjang Jalan Kartini. Atau lokasi tepatnya berada di lingkungan RT-nya. Selama ini, warganya sangat bergantung kepada PDAM. Sebab airnya digunakan untuk mandi dan memasak.
Baca Juga: Lagi! Narkoba Diselundupkan ke Lapas Kediri lewat Makanan, Kali Ini Kue Tart dan Telur Dadar
Jika tidak segera diselesaikan maka dia akan menyampaikan masalah tersebut ke Pemkab Nganjuk. “Ini juga harus dilihat, air termasuk kebutuhan pokok,” katanya.
Sementara itu, Dirut PDAM Nganjuk Tirto mengatakan, petugas PDAM sudah diturunkan untuk menangani masalah itu, kemarin siang. Ia menargetkan pembenahan pipa drainase tersebut bisa selesai dalam sehari. “Karena kita juga harus mengikuti perkembangan dari pembongkaran dan pemasangan blok drainasenya, Mas,” katanya singkat.
Akibat adanya pembongkaran tersebut, akses jalan harus dialihkan karena ada penutupan di lokasi pembongkaran gorong-gorong. Untuk diketahui, di Kabupaten Nganjuk sekarang sedang siaga kekeringan air bersih. Fokusnya ada pada wilayah Kecamatan Lengkong dan Kecamatan Jatikalen.
Hingga kemarin, BPBD Kabupaten Nganjuk sudah melakukan pemetaan kawasan yang punya potensi kekeringan. Lokasinya berada di tujuh desa. Ketujuh desa itu diprediksi sebagai kawasan rawan kekeringan. Salah satu lokasi yang menjadi langganan kekeringan adalah Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah