Rombongan PKB Nganjuk datang sekira pukul 15.30. Dipimpin oleh Ketua Dewan Tanfidz PKB Nganjuk H. Ulum Basthomi. Suasana pendaftaran meriah. Karena rombongan PKB datang dengan membawa grup kesenian pecut Samandiman. Selain itu, PKB juga membawa grup hadrah yang melantunkan salawat sembari mengiringi langkah PKB Nganjuk memasuki kantor KPU.
Ulum dan rombongan diterima langsung oleh Ketua KPU Nganjuk, Pujiono. Pujiono kemudian menerima berkas yang diserahkan. Pujiono mengatakan, usai diterima, berkas akan dilakukan pengecekan. Pengecekan dilakukan bersama. Melibatkan partai maupun verifikator dari KPU Nganjuk.
Menurut Pujiono, ada tiga syarat penting yang harus ditaati partai saat mengajukan bakal calon anggota legislatifnya. Yaitu daftar bacaleg sesuai dapil masing-masing. Kemudian 30 persen keterwakilan perempun. Serta surat persetujuan dari DPP setiap partai.
“Jika lengkap, KPU akan memberikan berita acara tanda terima. Jika kurang lengkap, nanti bisa ada perbaikan. Maksimal tanggal 14 Mei 2023 pukul 32.59 WIB,” jelasnya.
Sementara itu, Ulum Basthomi mengatakan, pihaknya mendaftarkan 50 orang bacaleg dari lima dapil di Kota Angin. Terkait keterwakilan perempuna, ia mengklaim sudah terpenuhi. “Setiap dapil minimal ada tiga calon perempuan,” kata Ulum.
Pada pemilu yang akan datang, pria yang akrab disapa Kang Ulum ini mengaku optimis meraih 13 kursi DPRD Kabupaten Nganjuk. Jumlah itu naik empat kursi dari perolehan pada pemilu 2019 lalu. “Insya Allah. Optimis. 13 kursi bisa kami raih,” lanjutnya.
Ditanya mengapa memilih kesenian pecut Samandiman dan hadrah saat berangkat mendaftar, Ulum menjelaskan karena hal tersebut sesuai latar belakang partai. Saat itu, kata Ulum, Gus Dur sebagai salah satu deklarator PKB ingin membentuk partai yang terbuka namun tetap religus.
Kesenian pecut Samandiman dipilih sebagai simbol keterbukaan dan nasionalisme. Sedangkan grup hadrah yang membawakan salawat sebagai simbol religius dari partai yang berwarna dominan hijau itu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah