Hingga Jumat (7/4) sekitar pukul 14.00 WIB, masih ada beberapa SMPN yang belum ada pendaftar. Seperti, SMPN 7 Nganjuk, SMPN 1 Sukomoro, SMPN 1 Bagor, dan SMPN 1 Wilangan.
Hadi menyebut, sepinya PPDB jalur perpindahan orang tua adalah hal yang wajar. Karena tidak semua orang tua wali murid calon siswa baru pindah tugas. Karena itu, kuota PPDB SMPN jalur ini paling sedikit. Yaitu, maksimal hanya lima persen dari pagu SMPN.
Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk ini mengatakan, pendaftaran PPDB SMPN jalur perpindahan orang tua akan ditutup pada Sabtu (8/4) pukul 23.59. Setelah ditutup, pengumuman siswa yang diterima jalur tersebut akan dibuka pada 10 April. Lalu, akan dilanjutkan dengan daftar ulang pada 11 April. “PPDB SMPN jalur zonasi akan dibuka pada 12-28 April,” ujarnya.
Terkait SMPN yang tidak mendapat siswa di PPDB jalur perpindahan orang tua, Hadi meminta sekolah tidak perlu khawatir. Karena kuota di PPDB SMPN jalur perpindahan orang tua tidak akan hangus. Namun, bisa dioper ke jalur lainnya. “Jika tetap tidak bisa memenuhi pagu, akan ada tambahan waktu bagi SMPN untuk memperpanjang pendaftaran,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah