Dengan mamakai jas hujan, Herman nekat mendorong gerobak bakso menyusuri Jalan A. Yani Nganjuk. Dia berharap, ada warga atau karyawan toko yang membeli baksonya. “Kalau tidak habis itu bisa mambu (basi, red) baksonya,” keluhnya.
Hujan yang hampir setiap hari turun membuat Herman mengaku sering tidak bisa menjual habis baksonya. Akibatnya, dia dan keluarganya harus rela makan bakso setiap hari. Ini agar dia tidak mengalami kerugian terlalu besar. “Sepi kalau hujan begini,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Stasiun Geofisika III BMKG Kabupaten Nganjuk Sumber Harto mengungkapkan jika cuaca ekstrem masih akan terjadi di Kabupaten Nganjuk selama seminggu ke depan. Hal tersebut terjadi karena aktifnya fenomena La Nina. Selain itu, cuaca ekstrem juga diperparah dengan aktifnya gelombang Rossby dan Kelvin di Jawa Timur. “Hujan masih akan terjadi selama seminggu ini,” ujarnya.
Akibat fenomena itu, Harto menyebut jika ancaman bencana alam masih mengintai Kota Angin. Banjir dan longsor masih bisa terjadi. “Masyarakat wajib berhati-hati,” ingatnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah