Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

KPP Pratama Pare Ikut Aktif Kembangkan Bisnis Wajib Pajak

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 29 November 2022 | 21:09 WIB
DUKUNG WAJIB PAJAK BERKEMBANG: Tim KPP Pratama Pare dan peserta BDS foto bareng. (Foto: Syahrul Andry)
DUKUNG WAJIB PAJAK BERKEMBANG: Tim KPP Pratama Pare dan peserta BDS foto bareng. (Foto: Syahrul Andry)
NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pare turut berpartisipasi mengembangkan bisnis para Wajib Pajak (WP) yang berada di wilayahnya. Yaitu, di Kabupaten Kediri dan Nganjuk. Untuk itu, KPP Pratama Pare menggelar bertajuk ‘Business Development Service (BDS)’ sebanyak dua kali. Yaitu, pada Kamis (24/11) dan Senin (28/11).

Untuk BDS pertama, pesertanya adalah para pengusaha pertanian padi dan penyosohan beras di Kediri. Acara berlangsung di Tempat Bercakap Kopi, Kabupaten Kediri.

Sedangkan BDS kedua, pesertanya adalah pemilik toko emas yang berada di Nganjuk. Acara berlangsung di Pendopo Andaru, Kabupaten Nganjuk. Pada kedua BDS tersebut, KPP Pratama Pare mengundang para pengusaha yang selama ini menjadi WP di wilayah kerjanya.

Kepala KPP Pratama Pare Trisno Hadi mengatakan, pihaknya rutin menggelar BDS. Tujuannya memotivasi para WP agar usahanya berkembang. Selain itu, juga untuk menambah wawasan baru. Karena BDS diisi beberapa materi yang sesuai dengan latar belakang usaha para WP. “Materi inti adalah berkaitan perpajakan yang menjadi kewajiban WP,” ujarnya.

Photo
Photo
TAAT PAJAK: Penyuluh Perpajakan KPP Pratama Pare memberikan materi kepada peserta Business Development Service (BDS) di Pendopo Andaru. (Foto: Syahrul Andry)

Untuk diketahui, pada kedua BDS tersebut, KPP Pratama Pare menggandeng pihak terkait untuk menyampaikan materi. Misalnya, di BDS pertama, KPP Pratama Pare menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Kediri dan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Malang (Polinema) Kediri. Pada kesempatan itu, Dinas Pertanian Kabupaten Kediri memberi materi tentang upaya pengelolaan beras mulai dari gabah hingga menjadi produk yang siap edar. Kemudian, PSDKU Polinema Kediri menyampaikan materi laporan keuangan sebagai dasar Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.

Photo
Photo
BAGI ILMU: Narasumber memberi materi kepada peserta BDS di Tempat Bercakap Kopi, Kediri. (Foto: Syahrul Andry)

Untuk BDS hari kedua, KPP Pratama Pare mengundang BRI Cabang Nganjuk yang menyampaikan materi tentang akses permodalan. Serta, narasumber dari PSDKU Polinema Kediri yang menyampaikan materi tentang laporan keuangan dan pemasaran digital. Termasuk, materi perpajakan WP pedagang emas yang disampaikan tim KPP Pratama Pare.

“Semoga upaya ini turut membantu mengembangkan usaha para WP sekalian,” tutup Syamsu Baihaqi selaku Kasi Pelayanan KPP Pratama Pare mewakili Kepala KPP Pratama Pare Trisno Hadi saat membuka BDS kedua di Pendopo Andaru Nganjuk. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kantor pelayanan pajak #PSDKU #Business Development Service #KPP #Wajib Pajak