Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ular Sanca Gemparkan Warga Desa Waung

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 24 November 2022 | 17:08 WIB
BIKIN HEBOH WARGA: Petugas Damkarmat Kabupaten Nganjuk mengevakuasi ular sanca yang masuk pekarangan rumah warga Desa Waung, Kecamatan Baron kemarin. (Foto; Damkarmat Kabupaten Nganjuk For JPRK)
BIKIN HEBOH WARGA: Petugas Damkarmat Kabupaten Nganjuk mengevakuasi ular sanca yang masuk pekarangan rumah warga Desa Waung, Kecamatan Baron kemarin. (Foto; Damkarmat Kabupaten Nganjuk For JPRK)
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Warga Desa Waung, Kecamatan Baron gempar kemarin. Penyebabnya, ada seekor ular sanca sepanjang sekitar 3 meter masuk halaman rumah M. Romdhoni, 29, warga setempat. Hal itu membuat Romdhoni ketakutan. Tetangga korban juga tidak berani menangkap ular tersebut. Khawatir ular sanca akan memakan ayam atau melukai warga, akhirnya Romdhoni melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk Sujito. “Kami segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan,” ujar Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Sujito kemarin.

Sekitar pukul 06.30 WIB, petugas damkarmat tiba di lokasi kejadian. Saat itu, ular sanca bersembunyi semak-semak. Dengan hati-hati, petugas segera mengevakuasi ular. Kemudian, ular diamankan ke Mako Damkarmat Kabupaten Nganjuk. “Evakuasi berjalan lancar dan aman,” ujar Jito Damkar-panggilan akrab Sujito di Damkarmat Kabupaten Nganjuk.

Diduga ular tersebut keluar sarang karena lapar. Dia masuk pekarangan karena mencari makan. Namun, sebelum makan ternak, pemilik rumah sudah memergokinya.

Sebelum mengevakuasi ular sanca kemarin, damkarmat juga melakukan evakuasi sarang tawon pada Selasa malam (22/11). Sarang tawon itu ada di atap rumah Slamet, 63, warga Desa Lambangkuning, Kecamatan Kertosono. Evakuasi dilakukan karena sarang tawon itu meresahkan. Ada ratusan ekor tawon di sana. Dikhawatirkan, tawon akan menyerang warga. Sehingga, menyebabkan terluka atau korban jiwa.

Jito Damkar mengatakan, permintaan warga untuk evakuasi ular dan sarang tawon ke damkarmat adalah langkah yang tepat. Karena jika dievakuasi sendiri, risikonya tinggi. Bisa tersengat tawon atau digigit ular. “Evakuasi itu harus dilakukan petugas yang profesional dan berpengalaman,” pungkasnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#update nganjuk #berita hangat #berita viral #nganjuk hitz #info kabar nganjuk #seputar berita nganjuk #kabar nganjuk #seputar info nganjuk #nganjuk hari ini #ular sanca #nganjuk kekinian #ular #nganjuk terkini #seputar ebrita nganjuk #nganjuk terbaru #radar nganjuk #Damkarmat Kabupaten Nganjuk