Dijelaskan dokter spesialis kejiwaan ini, kecanduan judi togel yang masuk kategori parah bisa dilihat dari perilaku orang tersebut. Jika dia sudah menjual barang-barang berharga di rumah untuk tombok judi togel maka itu sudah termasuk rawan. Karena apa yang dilakukan itu sudah tidak logis dan tak bisa dikontrol. Hal itu harus ditangani secara profesional seperti dokter. "Istilah medis itu adalah judi patologis," tandasnya.
Biasanya, kata dokter lulusan Universitas Airlangga (Unair) ini, orang yang kecanduan judi togel itu karena ingin kaya mendadak. Dia berharap, nomor togel yang dibelinya akan keluar. Sehingga, dia mendapatkan uang banyak. Akibatnya, saat nomor togel tidak keluar, dia akan terus tombok. Tidak keluar. Tombok lagi. Saat nomor togelnya keluar. Dia akan nombok lagi dan lebih besar. Begitu seterusnya. Hingga akhirnya semua barang berharga di rumah akan dijual untuk tombok togel.
Fendy mengatakan, judi tidak akan membuat orang kaya. Jika menang saat ini maka itu akan menjadi awal kekalahan. Karena itu jika hari ini kaya karena togel maka suatu hari nanti dipastikan akan jatuh miskin. "Segala bentuk perjudian itu membuat orang yang berjudi kecanduan," ungkapnya.
Lebih jauh, Fendy menjelaskan, saat orang bermain judi maka dia akan mendapatkan perasaan berdebar-debar secara menyenangkan. Ini disebut adrenaline rush. Sayang, hal itu bisa membuat orang kecanduan dan akhirnya mengalami gangguan kejiwaan. "Hindari perjudian. Jika ingin kaya, silakan bekerja," ingatnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah