Tuntutan Demo 27 Agustus 2026 di Depan Gedung DPR/MPR RI Senayan Jakarta

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:31 WIB
Ilustrasi demo (Foto : Wahyu Adji/JPRK)
Ilustrasi demo (Foto : Wahyu Adji/JPRK)

JP Radar Kediri - Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) bersama sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). 

Mengusung tagar #MerebutKembaliIndonesia, aksi ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 1.000 peserta mulai pukul 14.00 WIB.

Koordinator Aksi GERAM, Ahmad Mixel, menjelaskan bahwa demonstrasi ini bukan sekadar wadah penyampaian pendapat di ruang publik. Namun juga sebagai bentuk pertanggungjawaban dan pengawasan nyata masyarakat terhadap fungsi legislasi, anggaran, serta pengawasan yang diemban oleh parlemen.

"Aksi ini bukan sekadar penyampaian pendapat biasa di jalanan, melainkan bentuk pertanggungjawaban dan pengawasan publik terhadap DPR RI," ujar Mixel melalui keterangan tertulis, Selasa (25/8/2026).

Dalam aksinya, GERAM secara tegas meminta pimpinan DPR RI untuk hadir langsung dan membuka ruang dialog secara setara dengan massa aksi. 

Mereka menilai respons dewan selama ini kerap minim langkah konkret. Jika tuntutan ini diabaikan, GERAM mengancam bakal melakukan konsolidasi lanjutan dengan skala massa yang lebih besar.

Baca Juga: Demo Hari Ini Serukan Tagar #MerebutKemerdekaan, Ini 8 Tuntutan Utamanya

Kelompok yang Tergabung dalam Demo 27 Agustus 2026

Aksi hari ini juga akan diramaikan oleh gabungan berbagai kelompok. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat empat aliansi utama yang turun ke jalan, yaitu:

Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4)

Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM)

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB)

Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB)

Selain itu, elemen kampus dan organisasi kemasyarakatan turut bergabung, di antaranya UNUSIA, Universitas Terbuka, Universitas Trilogi, Serikat Mahasiswa Indonesia, perwakilan sekolah tinggi filsafat, Serikat Tahanan Politik, serta sejumlah komunitas sipil lainnya.

Tuntutan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB)

AMPB datang membawa dua tuntutan utama yang berfokus pada penegakan hukum, yakni mendesak DPR RI agar segera mengesahkan RUU Perampasan Aset serta menerapkan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.

Baca Juga: Sebar Hoax Ajakan Demo Agustus 2026, Polda Metro Jaya Tangkap Penyebar Perempuan Asal Ciamis

Tuntutan Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4)

Berbeda dengan kelompok lainnya, massa RMP4 asal Bangkalan, Madura, hadir untuk menyuarakan dukungan terhadap program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Mereka menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana mereka menyatakan dukungannya sekaligus mendesak adanya evaluasi berkala agar implementasinya di lapangan berjalan optimal.

Tuntutan Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB)

Tuntutan warga Depok pun sama dengan warga Pati, yakni terkait RUU Perampasan Aset hingga hukuman mati koruptor.

10 Poin Tuntutan Aliansi GERAM

Sementara itu, Aliansi GERAM memegang 10 catatan krusial yang mencakup isu politik, ekonomi, hingga hak asasi manusia:

-Meminta pertanggungjawaban politik dan hukum atas kebijakan yang dinilai memperluas militerisme dan ketimpangan ekonomi.

-Evaluasi transparan terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari potensi patronase politik.

-Menolak kebijakan pajak yang dinilai memberatkan rakyat serta mendorong sistem perpajakan progresif bagi modal besar.

-Mewujudkan layanan pendidikan dan kesehatan gratis yang berkualitas, serta menolak komersialisasi fasilitas dasar.

-Menuntut pengendalian harga kebutuhan pokok dan kenaikan upah layak bagi buruh.

-Menetapkan status bencana di Sumatra dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bencana nasional.

-Menjamin perlindungan hukum, upah layak, dan jam kerja manusiawi bagi Pekerja Rumah Tangga (PRT).

-Menolak perluasan peran militer di ranah sipil dan memperkuat supremasi sipil.

-Menghentikan kriminalisasi aktivis serta membebaskan tahanan politik.

-Merampas aset koruptor untuk dialokasikan kembali bagi kepentingan pendidikan, kesehatan, dan pemulihan bencana.

Dengan pelbagai agenda dan tuntutan tersebut, kawasan sekitar Gedung DPR/MPR RI diprediksi bakal dipadati massa sejak siang hari. Pengguna jalan diimbau untuk menghindari kawasan Senayan dan mencari rute alternatif guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.

Editor : Shinta Nurma Ababil
Demo 27 Agustus 2026 tuntutan demo 27 agustus 2026 tuntutan demo demo agustus 2026 demo 27 agustus 2026 di senayan