Gelombang Selatan Jatim Capai 2,5 Meter, Waspada hingga 27 Agustus

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi ombak atau gelombang tinggi.
Ilustrasi ombak atau gelombang tinggi.

JP Radar Kediri – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya memprakirakan gelombang laut di sejumlah perairan Jawa Timur masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Prakiraan yang berlaku 23-27 Agustus 2026 itu menunjukkan gelombang tertinggi berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa Timur, khususnya Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi.

Pada 23 Agustus, tinggi gelombang di Perairan Pacitan diprakirakan mencapai 2,39 meter, disusul Trenggalek 2,32 meter, Tulungagung 2,30 meter, Blitar 2,28 meter, Malang 2,24 meter, Lumajang 2,20 meter, Jember 2,17 meter, dan Banyuwangi 2,18 meter.

Kondisi tersebut masih berlanjut pada hari berikutnya, meski secara umum ketinggian gelombang mulai berfluktuasi dan cenderung menurun di sejumlah wilayah.

Pada 24 Agustus, gelombang di perairan Pacitan berada pada kisaran 2,05-2,21 meter, Trenggalek 1,99-2,17 meter, Tulungagung 1,98-2,15 meter, Blitar 1,97-2,15 meter, Malang 1,97-2,13 meter, Lumajang 1,95-2,10 meter, Jember 1,94-2,10 meter, dan Banyuwangi 1,95-2,11 meter.

Sementara pada 25 Agustus, gelombang di perairan selatan Jatim diprakirakan masih berada di kisaran hampir dua meter, dengan Pacitan mencapai 1,95-2,09 meter dan Trenggalek 1,93-2,09 meter.

Memasuki 26 Agustus, tinggi gelombang diprakirakan kembali berada di kisaran 1,7-1,9 meter di sejumlah perairan selatan Jatim.

Namun, pada 27 Agustus, sejumlah wilayah kembali berpotensi mengalami peningkatan tinggi gelombang maksimum, dengan Pacitan mencapai 2,59 meter, Trenggalek 2,55 meter, Tulungagung dan Blitar masing-masing hingga 2,53 meter.

Baca Juga: Waspada Gelombang Tinggi di Laut Selatan, Begini Perkiraan BMKG hingga 25 Agustus

Gelombang maksimum pada hari yang sama juga diprakirakan mencapai 2,52 meter di Perairan Malang, 2,51 meter di Lumajang dan Jember, serta 2,50 meter di Banyuwangi.

Selain wilayah selatan Jatim, sejumlah perairan utara juga diprakirakan mengalami gelombang hingga sekitar 1,5 meter, seperti Masalembo dan perairan Bawean bagian utara maupun selatan.

BMKG juga mengingatkan keberadaan awan cumulonimbus (Cb) yang luas dan gelap dapat menambah angin serta tinggi gelombang, sehingga pengguna jasa pelayaran dan nelayan perlu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melaut.

Prakiraan tersebut dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya pada 22 Agustus 2026 dan berlaku hingga 27 Agustus 2026.

Editor : Mahfud
Sumber : Klimatologi, Badan Meteorologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya
ombak tinggi Klimatologi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya laut selatan