JP Radar Kediri – Pemerintah membuka peluang kepada 4.770 calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui jalur sekolah kedinasan.
Akhir bulan Agustus 2026 ini pemerintah menjadwalkan dibukanya sekolah kedinasan tersebut diawali dengan seleksi peserta didik yang rencananya dilaksanakan pada Agustus 2026.
Baca Juga: CPNS 2026 Segera Dibuka! Pemerintah Siapkan 4.770 Formasi Kedinasan
Pendaftaran akan dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pendaftaran bisa diakses pada laman sscasn.bkn.go.id.
Tahun ini sembilan instansi membuka formasi sekolah kedinasan yang berada dibawah naungannya.
Instansi tersebut adalah Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan (22 sekolah kedinasan); Kementerian Keuangan; Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN); Badan Pusat Statistik (BPS); Kementerian Hukum; Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika; serta Badan Intelijen Negara (BIN).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar putra putri Indonesia yang bercita-cita masuk sekolah kedinasan, agar menyiapkan diri sebaik mungkin.
Baca Juga: Warga Kediri Tunggu Pembukaan CPNS 2026? Ini penjelasan resmi BKN!
“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Menteri Rini, di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Total formasi nasional untuk sekolah kedinasan tahun ini adalah 4.770 formasi. Kabar baiknya, jumlah tersebut alami kenaikan dari formasi sekolah kedinasan tahun 2025 yang berjumlah 3.257 formasi.
Seleksi sekolah kedinasan tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT). CAT terbukti menghilangkan praktik curang dalam seleksi CASN seperti ‘titipan orang dalam’, joki, dan lain sebagainya.
Menteri Rini mengingatkan agar peserta mengikuti seleksi dengan baik. Hasil akhir ditentukan dari kemampuan masing-masing individu. “Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” tegas Menteri Rini.
Kepada para orang tua, Menteri Rini berpesan agar mendukung putra putrinya yang ingin mendaftarkan diri di sekolah kedinasan. Motivasi dari dalam rumah tentu akan membantu mereka berkompetensi secara sehat.
Target pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilakukan pada September 2026.
Seperti tes CASN lainnya, SKD sekolah kedinasan terdiri dari tiga materi utama, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Setelah SKD, pelamar sekolah kedinasan akan mengikuti seleksi lanjutan. Namun jadwal detail seleksi ini diatur oleh masing-masing sekolah kedinasan.
Rini mengimbau agar peserta menyiapkan kompetensi diri, menjaga integritas, serta percaya pada kemampuan diri.
“Semoga seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dapat melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” pungkas Menteri Rini.
Editor : Shinta Nurma Ababil