Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Istana Ungkap Penyebab Prajurit TNI Jadi Sopir Truk Tanki Pertamina, Kekeh Bukan Kelangkaan BBM

Shinta Nurma Ababil • Jumat, 17 Juli 2026 | 10:52 WIB
Momen antre BBM
Momen antre BBM

JP Radar Kediri – Belakangan ini, masyarakat Sumatera Utara (Sumut) sempat dibuat resah akibat sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

Hal ini semakin ramai jadi sorotan publik terlebih dengan munculnya video yang memperlihatkan prajurit TNI mengemudi truk tanki Pertamina.

Menanggapi situasi tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution buka suara.

Bobby menegaskan, krisis yang terjadi bukanlah karena kelangkaan stok BBM. Melainkan, terhambatnya proses distribusi akibat kurangnya pengemudi truk tangki yang beroperasi.

Baca Juga: Viral Prajurit TNI Jadi Sopir Truk Tanki Pertamina, Ini Kronologi dan Tanggapan Gubernur Sumut

"Ini sebenarnya bukan kelangkaan BBM-nya, tapi yang langka itu adalah pengemudi yang mengantar BBM-nya," ujar Bobby Nasution saat memberikan keterangan resmi, Selasa (14/7/2026).

Gangguan distribusi tersebut, lanjut Bobby, dipicu oleh adanya pemberhentian massal terhadap pengemudi truk pengangkut BBM di internal vendor resmi Pertamina. Akibatnya, banyak armada truk yang terpaksa "mangkrak" karena tidak ada pengemudi yang membawa.

Kadis Perindag ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. 

Berdasarkan laporan, kendala distribusi memang murni terletak pada pembenahan manajemen sopir di vendor resmi.

Baca Juga: Viral Pidato Presiden Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

"Stok BBM kita aman. Masalahnya ada pada pengangkutan dari terminal ke SPBU. Pak Gubernur sudah meminta agar internal Pertamina dan vendor segera menyelesaikan persoalan ini. Masyarakat jangan sampai jadi korban," tegas Dedi.

Sebagai solusi jangka pendek, Gubernur Bobby bersama pihak kepolisian dan TNI telah menyiapkan tim pengemudi pengganti. Langkah ini diambil agar mobilisasi masyarakat tidak terganggu lebih lama.

"Kami sudah koordinasi dengan Pertamina dan teman-teman kepolisian. Pemerintah bersama kepolisian menyiapkan pengemudi dan tim pengamanan untuk menggantikan sementara driver yang proses perekrutannya belum selesai," imbuh Bobby.

Tim pengemudi dari unsur TNI dan kepolisian tersebut telah disiagakan sejak Selasa malam untuk menutupi kekosongan operasional truk distributor BBM. Meski demikian, pihak Pemprov Sumut saat ini masih terus merinci jumlah personel dan pengemudi pengganti yang dibutuhkan bersama dengan manajemen Pertamina.

Hingga berita ini diturunkan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan tengah berupaya memulihkan distribusi secara maksimal dengan menambah puluhan armada pengangkut guna memenuhi permintaan di seluruh SPBU di wilayah Sumatera Utara.

Editor : Shinta Nurma Ababil
sopir truk tanki pertamina tni sopit truk tanki pertamin kelangkaan bbm sumut gubernur sumut pertamina