Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Viral Sejumlah SPPG Tutup Mulai Hari Ini 8 Juni 2026, Diduga Karena Dana Operasional Belum Cair

Shinta Nurma Ababil • Senin, 8 Juni 2026 | 10:35 WIB
Ilustrasi SPPG yang ditutup operasionalnya. (Ilustrator: Afrizal)
Ilustrasi SPPG yang ditutup operasionalnya. (Ilustrator: Afrizal)

JP Radar Kediri – Beredar informasi penutupan sementara pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah terhitung mulai hari ini, Senin (8/6). 

Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dikabarkan menghentikan operasional diduga karena kendala dana operasional yang belum cair.

Informasi tersebut salah satunya diunggah oleh akun Threads @diyonputraandri yang menampilkan sejumlah surat pemberitahuan dari beberapa SPPG. Akun itu  menyebut penghentian sementara program berkaitan dengan belum cairnya pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).

"Lagi rame guys, SPPG dari beberapa daerah menginfokan bahwa program MBG distop sementara mulai senin besok 8 Juni 2026. Infonya ada kendala terkait dana operasional, artinya belum ada payment dari BGN ke beberapa SPPG tersebut," tulis akun tersebut, Minggu (7/6).

Baca Juga: Viral Mahasiswa Sesama Jenis Berbuat Asusila di Kampus PNJ, Ini Kronologi hingga kalrifikasi Pihak BEM

Akun Tiktok sejumlah SPPG seperti Pandeglang Cisata Pasireuri, Banten juga terlihat mengunggah surat yang menyebut pelaksanaan MBG dihentikan sementara mulai 8 Juni 2026 hingga waktu yang belum ditentukan. Alasan penghentian disebut karena adanya kendala dana operasional.

Surat serupa juga beredar dari SPPG Ciomas Pagelaran, Kabupaten Bogor. Dalam surat itu disebutkan operasional dihentikan sementara akibat keterlambatan transfer dana operasional dari BGN kepada SPPG.

Beberapa unggahan video di media sosial di antaranya menyebut operasional dapur MBG dihentikan karena anggaran belum cair.

"Infonya, saat ini jumlah SPPG terlalu banyak, jadi mau dikurangi jumlahnya. Semoga dgn hal tersebut anggaran MBG bisa dikurangi, dan dialihkan ke hal yg lebih fundamental seperti pendidikan / kesehatan," lanjut keterangan threads tersebut. 

Namun hingga artikel ini dibuat, Kepala BGN, Nanik S Deyang, namun belum ada respons terkait hal ini.

Baca Juga: SPPG Tugurejo Ngasem Kediri Lengkapi Syarat SLHS, Perbaikan IPAL Dilakukan Usai Kasus Keracunan

Sebelumnya, dalam siaran pers pada Kamis (4/6) lalu, BGN sempat mengklaim bahwa informasi yang beredar mengenai penyaluran dana MBG dihentikan merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

BGN memastikan seluruh layanan MBG tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Klarifikasi ini disampaikan menyusul munculnya informasi yang menyebut sejumlah SPPG dapat menghentikan operasional apabila dana yang tersedia tidak mencukupi.

Diketahui sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) digantikan oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGNsejak 2 Juni 2026.

Nanik Sudaryati Deyang dikenal luas sebagai jurnalis senior sebelum berkiprah di dunia politik dan pemerintahan. Memiliki nama populer Nanik S. Deyang, ia lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968.

Nanik mengawali karier sebagai wartawati di Tabloid Bangkit yang berada di bawah kelompok media Kompas Gramedia. Ia kemudian menjadi pemimpin media di Kelompok Media Peluang (KMP). 

Nama Nanik mulai banyak dikenal publik secara nasional ketika aktif dalam lingkaran pendukung Prabowo. Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019, ia menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Setelah pemerintahan Prabowo terbentuk, kariernya berlanjut di pemerintahan sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) periode 2024–2029. Ia dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 145/P Tahun 2024 dan bekerja bersama Budiman Sudjatmiko.

Baca Juga: BGN Suspend Dapur MBG yang Langgar SOP, Satgas MBG Kediri Beri Catatan Bagi SPPG

Pada reshuffle Kabinet Merah Putih September 2025, Presiden Prabowo melantiknya sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Dalam struktur BGN, ia bertanggung jawab pada komunikasi publik sekaligus pengawasan dan investigasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, Nanik juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Program MBG.

Selama menjabat Wakil Kepala BGN, ia dikenal sering melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan standar operasional prosedur (SOP) Program MBG dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku untuk memastikan kualitas gizi anak-anak Indonesia serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) terpenuhi dengan baik.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Mbg #viral #tutup #SPPG #SPPG dan dapur MBG