JP Radar Kediri – Antusiasme masyarakat terhadap pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 kembali dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu di media sosial.
Sejumlah tautan mencurigakan beredar luas dan mengklaim sebagai akses pendaftaran CPNS, padahal tidak berasal dari sumber resmi pemerintah.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa satu-satunya portal resmi pendaftaran CPNS adalah melalui laman https://sscasn.bkn.go.id/.
Segala bentuk pendaftaran di luar situs tersebut berpotensi merupakan penipuan atau phishing yang dapat mencuri data pribadi pelamar.
Hoaks CPNS 2026 Marak di Media Sosial
Berbagai konten di media sosial menyebarkan informasi palsu terkait pembukaan CPNS 2026, mulai dari jadwal pendaftaran hingga formasi yang diklaim sudah ditentukan.
Baca Juga: Pendaftaran 300 Kuota CPNS Bea Cukai 2026 Belum Dibuka, Komdigi Umumkan Hasil Penelusuran Cek Fakta
Bahkan, beberapa unggahan menyertakan link pendaftaran yang meminta data pribadi seperti NIK, nomor telepon, hingga email pengguna.
Tautan semacam itu tidak mengarah ke situs resmi pemerintah, melainkan ke halaman tidak dikenal yang berpotensi digunakan untuk pencurian data. Pola ini dikenal sebagai phishing dan sering digunakan dalam kasus penipuan digital.
Selain link palsu, hoaks CPNS 2026 juga menyebar dalam bentuk video yang diduga dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Video tersebut menampilkan sosok pejabat yang seolah-olah mengumumkan pembukaan CPNS, lengkap dengan ajakan mengakses link tertentu.
Namun, Kementerian PANRB menegaskan bahwa video tersebut tidak benar dan merupakan manipulasi digital. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi.
Baca Juga: CPNS 2026: Ini 9 Jurusan Kuliah yang Diprediksi Paling Berpeluang Lolos Seleksi
Pemerintah Tegaskan Belum Ada Pengumuman Resmi
Hingga saat ini, pemerintah melalui Kementerian PANRB dan BKN belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan CPNS 2026. Informasi yang beredar luas di media sosial disebut tidak memiliki dasar resmi.
Meski demikian, pemerintah mengakui bahwa ada kebutuhan besar ASN akibat banyaknya pegawai yang memasuki masa pensiun. Namun, rencana pembukaan seleksi masih dalam tahap evaluasi dan perhitungan formasi.
Tercatat adanya sekitar 160 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun, sehingga pemerintah tengah mempertimbangkan kebutuhan rekrutmen baru untuk mengisi kekosongan tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan final terkait jadwal pembukaan pendaftaran CPNS 2026.
Baca Juga: CPNS Polisi Kehutanan 2026 Belum Dibuka, Begini Prediksi Jadwal Pendaftaran dan Passing Grade SKD
Imbauan untuk Masyarakat
BKN dan Kementerian PANRB mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap informasi rekrutmen ASN yang beredar di media sosial. Beberapa ciri hoaks yang perlu diwaspadai antara lain:
- Menggunakan link selain domain resmi pemerintah
- Menjanjikan pendaftaran instan tanpa prosedur jelas
- Meminta data pribadi secara berlebihan
- Menggunakan akun tidak resmi atau anonim
Masyarakat diminta tidak mudah tergiur informasi yang belum diverifikasi, karena selain merugikan secara data pribadi, juga berpotensi menjadi modus penipuan online.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil