JP Radar Kediri - Ada dua kabar penting seputar bansos yang perlu diketahui seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hari ini.
Pertama, pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 periode April hingga Juni 2026 terus bergerak maju meski masih bertahap.
Kedua, pemerintah resmi menetapkan lebih dari 470 ribu KPM baru yang kini berhak menerima bantuan sosial, sebuah angin segar bagi masyarakat yang sebelumnya belum terdaftar.
BNI dan BSI Masih Terdepan, BRI dan Mandiri Diminta Bersabar
Berdasarkan pantauan per 12 Mei 2026, penyaluran bansos tahap 2 melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masih didominasi oleh Bank BNI dan Bank BSI.
Kedua bank ini terus menyalurkan bantuan secara bertahap kepada KPM di berbagai wilayah, meski belum semuanya menerima karena prosesnya memang tidak dilakukan serentak.
Sementara itu, KPM pemegang KKS dari Bank BRI dan Bank Mandiri hingga saat ini belum menerima saldo bantuan.
Keduanya diminta untuk tetap bersabar, pencairan tetap akan dilakukan secara bertahap dan bantuan diyakini akan segera tersalurkan bagi KPM yang masih terdaftar aktif sebagai penerima.
Baca Juga: Jadwal Cair Bansos PKH BPNT Tahap 2 2026, Dapat Rp600 Ribu Tiap KPM
Kabar Baik untuk KPM yang Sebelumnya Gagal Cek Rekening
Salah satu masalah terbesar yang mewarnai pencairan tahap 2 adalah banyaknya KPM yang berstatus gagal cek rekening.
Fenomena ini terjadi hampir merata secara nasional, dipicu oleh ketidaksesuaian data antara catatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan data di sistem Ditjen Kemensos.
Kabar baiknya, bagi KPM yang sudah mengurus pembaruan data melalui pendamping sosial PKH di wilayahnya masing-masing, status gagal cek rekening dilaporkan sudah mulai berubah menjadi SPM (Surat Perintah Membayar).
Ini adalah tanda bahwa Kemensos sudah menerbitkan perintah pembayaran untuk KPM yang bersangkutan.
Alur status pencairan PKH umumnya berjalan dari status Gagal Cek Rekening, kemudian berubah menjadi SPM, dilanjutkan ke SI (Standing Instruction), hingga akhirnya dana masuk ke saldo KKS.
Bagi KPM yang sudah berstatus SPM, tidak perlu bolak-balik mengecek saldo di ATM atau agen bank. Cukup pantau informasi dari pendamping sosial PKH dan tunggu perkembangan selanjutnya.
Baca Juga: Cek 470 Ribu KPM Baru Penerima Bansos Mei 2026, Begini Cara Lihat Lewat HP!
470 Ribu KPM Baru Resmi Ditetapkan
Bersamaan dengan proses pencairan yang terus berjalan, pemerintah juga mengumumkan penambahan lebih dari 470 ribu KPM baru untuk tahap 2 Mei 2026.
Penambahan ini merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilakukan secara rutin setiap triwulan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan bahwa penerima baru ini adalah masyarakat yang sebelumnya belum mendapat bantuan pada tahap 1, namun kini dinilai layak setelah proses verifikasi dan pemutakhiran data selesai dilakukan.
Aturan Baru: Penerima BPNT Kini Dibatasi Desil 1 hingga 4
Tahun 2026 juga menjadi momen penting karena pemerintah mulai memperketat aturan penerima BPNT.
Jika sebelumnya bantuan sembako masih diberikan hingga desil 5, kini dibatasi hanya untuk kelompok desil 1 sampai desil 4, langkah yang diambil agar bantuan benar-benar menyasar masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Berikut pembagian penerima bansos berdasarkan kelompok desil tahun 2026.
| Program | Kelompok Desil |
| PKH | Desil 1 hingga 4 |
| BPNT | Desil 1 hingga 4 |
| PBI Jaminan Kesehatan | Desil 1 hingga 5 atau asesmen |
| ATENSI Kemensos | Desil 1 hingga 5 atau asesmen |
| Bansos lain dari Kemensos | Desil 1 hingga 5 atau asesmen |
Baca Juga: 470 Ribu Penerima Baru Bansos PKH BPNT Tahap 2 Mei 2026, Ini Daftar Daerah dan Bank Penyalur
Berapa Nominal yang Akan Diterima?
Untuk bansos BPNT, setiap KPM menerima Rp200.000 per bulan yang dicairkan sekaligus setiap tiga bulan, sehingga total yang diterima per tahap adalah Rp600.000.
Sedangkan untuk bansos PKH, nominalnya disesuaikan dengan kategori penerima dalam satu keluarga.
| Kategori | Nominal Per Tahap |
| Ibu hamil | Rp750.000 |
| Anak usia dini | Rp750.000 |
| Siswa SD | Rp225.000 |
| Siswa SMP | Rp375.000 |
| Siswa SMA | Rp500.000 |
| Penyandang disabilitas berat | Rp600.000 |
| Lansia di atas 60 tahun | Rp600.000 |
| Korban pelanggaran HAM berat | Rp2.700.000 |
Satu keluarga bisa menerima lebih dari satu komponen sekaligus jika memiliki anggota yang masuk beberapa kategori, sehingga total yang diterima bisa berbeda antar KPM.
Baca Juga: Daftar Wilayah Mulai Cairkan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Mei 2026, Cek Lengkap dengan Bank Penyalur
Cara Cek Status Penerima Bansos
Untuk memastikan apakah namamu atau keluargamu masuk sebagai penerima baru, pengecekan bisa dilakukan langsung dari HP.
Jika dilakukan via website, langkah-langkahnya adalah buka laman cekbansos.kemensos.go.id, masukkan NIK sesuai KTP, isi kode captcha, lalu klik "Cari Data". Sistem akan menampilkan status penerimaan beserta jenis bantuan yang terdaftar.
Jika dilakukan via aplikasi, unduh aplikasi "Cek Bansos" di Play Store atau App Store. Pengguna baru perlu membuat akun terlebih dahulu dengan melengkapi data diri, mengunggah foto KTP, dan melakukan verifikasi sebelum bisa melihat status bantuan.
Dengan pemutakhiran data DTSEN yang rutin dan penambahan ratusan ribu KPM baru, pemerintah terus berupaya memastikan bansos benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Pastikan datamu selalu diperbarui di sistem agar hakmu sebagai penerima tidak terlewat.
Baca Juga: Update Saldo Bansos PKH BPNT Mei 2026 di Bank Mandiri, BNI, BSI Hari Ini
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil