Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cek 470 Ribu KPM Baru Penerima Bansos Mei 2026, Begini Cara Lihat Lewat HP!

Shinta Nurma Ababil • Senin, 11 Mei 2026 | 13:14 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf tambah penerima bansos tahap 2
Menteri Sosial Saifullah Yusuf tambah penerima bansos tahap 2

JP Radar Kediri – Struktur penerima bantuan sosial (bansos) di Indonesia mengalami pergeseran besar-besaran pada triwulan kedua tahun 2026. Hal ini menyusul langkah Pemerintah yang resmi merilis pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Versi II.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengonfirmasi bahwa sinkronisasi data terbaru bersama Badan Pusat Statistik (BPS) telah memunculkan ratusan ribu nama baru yang kini berhak menerima manfaat.

Dalam keterangannya di Gedung BP Jamsostek, Jumat (8/5), Gus Ipul menjelaskan bahwa dinamika data adalah hal yang wajar demi menjaga keadilan distribusi bantuan.

"Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru yang mendapatkan bantuan. Mereka adalah warga yang sebelumnya belum ter-cover pada triwulan pertama," ujar Gus Ipul.

Baca Juga: Update Bansos 2026: BSI dan BNI Sudah Cair, Saldo Masih Nol? Ini Penyebab dan Langkah yang Harus Dilakukan

Meski demikian, Gus Ipul menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Mayoritas penerima lama yang secara verifikasi masih memenuhi kriteria dipastikan tetap akan menerima haknya tanpa gangguan.

Salah satu lompatan besar dalam sistem bansos 2026 adalah digitalisasi hingga tingkat akar rumput. Saat ini, Kemensos didukung oleh lebih dari 70 ribu operator data desa yang terhubung langsung dengan aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).

"Dengan adanya operator desa, masyarakat bisa lebih cepat melakukan aktivasi, reaktivasi, atau memperbarui data secara langsung di lapangan. Kami bisa memantau perkembangan ekonomi keluarga penerima manfaat secara real-time," tambahnya.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menambahkan bahwa DTSEN Versi II ini telah mencakup populasi yang sangat luas. "Jumlah data yang masuk dan sudah direkonsiliasi dengan Dukcapil mencapai 289 juta orang," ungkap Amalia.

Baca Juga: 470 Ribu Penerima Baru Bansos PKH BPNT Tahap 2 Mei 2026, Ini Daftar Daerah dan Bank Penyalur

Panduan Cek Status Bansos dan Angka Desil (1-10)

Kini, masyarakat dapat secara mandiri memantau masuk ke kelompok ekonomi (desil) mana nama mereka terdaftar. Sebagai informasi, Desil 1 menunjukkan tingkat kesejahteraan terendah (prioritas bantuan), sedangkan Desil 10 adalah yang tertinggi.

Berikut adalah tiga cara praktis untuk mengeceknya:

1. Melalui Situs Resmi Kemensos (Tanpa Aplikasi)

Akses laman cekbansos.kemensos.go.id.

Pilih wilayah (Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa) sesuai KTP.

Masukkan nama lengkap dan kode captcha keamanan.

Klik "Cari Data" untuk melihat status bantuan dan angka desil Anda.

Baca Juga: Daftar Wilayah Mulai Cairkan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Mei 2026, Cek Lengkap dengan Bank Penyalur

2. Menggunakan Aplikasi "Cek Bansos"

Unduh aplikasi resmi Cek Bansos milik Kemensos di Play Store atau App Store.

Lakukan registrasi akun dan buka menu Profil untuk melihat detail data sosial secara mendalam.

3. Jalur Database BPS

Untuk pengecekan spesifik pada database Badan Pusat Statistik, Anda dapat langsung mengunjungi tautan: dtsen.web.bps.go.id.

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#KPM Baru #bansos tahap 2 2026 dipercepat #Penerima Bansos 2026 #bansos 2026 #bansos