Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Update Bansos PKH per 26 April 2026, Cek Penyebab 11.014 KPM Dicoret dari Penerima

Shinta Nurma Ababil • Minggu, 26 April 2026 | 10:37 WIB
Ilustrasi penerima bansos
Ilustrasi penerima bansos

JP Radar Kediri - Informasi terbaru soal pencairan bantuan sosial (bansos) tahap 2 di bulan April ini menyita perhatian banyak orang.

Terlebih Kementerian Sosial mencoret belasan ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di tahap ini.

Baca Juga: Update Bansos PKH BPNT Tahap 2 Hari Ini, 25.665 Penerima Datanya Sudah Masuk Sejak 10 April

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar mengungkapkan, sedikitnya 11.014 orang yang tidak lagi menerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk triwulan II 2026 ini. 

Amalia menjelaskan bahwa penerima bansos ialah mereka yang namanya berada di  Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang pembaruannya dilakukan setiap tiga bulan. 

"Kami sudah membersihkan masyarakat yang tadinya menerima bansos, kami cermati semestinya dia adalah orang-orang yang tidak perlu menerima bansos atau dibersihkan sekitar 11.014 orang. Itu yang kita sebut sekali lagi sebagai inclusion error," kata Amalia di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 2 Segera Cair, Ini yang Perlu Disiapkan KPM Sekarang!

Ia menjelaskan, DTSEN mendeteksi kenaikan desil berdasarkan peningkatan kondisi ekonomi keluarga pda 11.014 orang tersebut. Hal itulah alasan yang membuat mereka tidak lagi tercatat sebagai kelompok yang berhak menerima bansos.

"Tadi ada sekitar 1.511 keluarga yang berada di desil lima sampai sepuluh. Ini sudah menjadi bagian dari inclusion error yang 11.014 itu," ucap Amalia. 

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan, sejumlah masyarakat yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan bansos berpeluang menerima bansos.

"Ada yang sebelumnya tidak pernah menerima jadi menerima. Ada yang selama ini menerima, mereka tidak menerima lagi di triwulan kedua ini. Memang datanya dinamis," tutur Saifullah. 

Status terbaru PKH dan BPNT tahap kedua per 26 April 2026 ini menunjukkan kemajuan yang patut diapresiasi.

Bantuan reguler itu kini  memasuki proses SPM di SIKS-NG, yang berarti tahap verifikasi rekening sudah selesai. 

Meski demikian, saldo belum masuk ke rekening KPM hingga hari Minggu ini. 

Pengecekan langsung aplikasi Livin' by Mandiri menunjukkan saldo masih Rp25.000 dari sisa tahap pertama. 

Baca Juga: Cara Cek dan Turunkan Desil Bansos 2026 Agar Peluang Dapat Bansos PKH dan BPNT Makin Besar

Pencairan bansos diperkirakan akan dilaksanakan setelah proses SI (Standing Instruction) selesai, kemungkinan akhir April atau awal Mei 2026.

Kabar baiknya,  update SIKS-NG terbaru, baik PKH maupun BPNT tahap kedua sudah beranjak dari tahap Proses Verifikasi Rekening menjadi status Belum SPM.

Ini menunjukkan bahwa sistem sudah menyelesaikan pencocokan data antara bank, Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil), dan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

Jadi jika data kalian antara bank, Dukcapil, dan DTKS itu berbeda, maka akan ada gagal verifikasi rekening ya teman-teman atau datanya bermasalah. 

Sementara untuk yang berhasil cek rekening dan datanya sudah valid dan padan, maka nanti akan lanjut ke tahap selanjutnya yaitu SPM ya teman-teman.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Bansos April #pkh #bansos tahap 2 2026 dipercepat #bpnt #bansos