JP Radar Kediri - Dari Aksi
Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepala Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, setidaknya belasan Pejabat juga turut dibawa KPK Surabaya.
Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir, OTT KPK telah menjaring sejumlah kepala daerah.
Mulai dari Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, hingga Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachma.
Baca Juga: Giliran Bupati Tulungagung Gatut Sunu yang Terkena OTT KPK, Apa Kasusnya?
Dilansir dari Jawa Pos.Com, KPK menangkap Gatut Sunu terjadi tadi malam, Jumat (10/4).
Tidak hanya Gatut Sunu saja yang ikut terjaring, ada belasan orang yang ikut terkena OTT. Jumlah totalnya adalah 16 orang, termasuk Bupati Gatut Sunu.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya OTT tersebut.
"Benar (OTT Bupati Tulungagung," kata Fitroh dikonfirmasi pada Jumat malam.
Bupati Gatut Sunu dan mereka yang tertangkap tangan tersebut langsung dibawa ke Jakarta. Menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Alasan KPK Usai Sempat Menetapkan Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tahanan Rumah
Pihak KPK sendiri belum menjelaskan secara rinci terkait OTT yang menyasar Bupati Tulungagung itu. Termasuk tindakan koruptif apa yang telah dilakukan pejabat yang sebelumnya sempat menjadi wakil bupati tersebut.
Terkait status Bupati Gatut Sunu, KPK memiliki waktu 1x24 jam. Lembaga anti-rasuah tersebut kemudian akan menentukan status hukum Gatut Sunu. Termasuk pula pihak-pihak yang ikut diamankan.
Berikut sebagian nama-nama pejabat yang dibawa KPK ke Surabaya:
-Makrus, Manan Kabag Kesra
-Arif Efendi, Kabag Pemerintahan
-Yulius Rama Isworo, Kabag Umum
-Aris Wahyudiono, Kabag Prokopim
-Hartono, Kepala Satpol PP Tulungagung
-Suyanto, Kepala Dinas Pertanian Tulungagung
-Dwi Hari, Kepala BPKAD Tulungagung
-Agus Prijanto, Kepala Bakesbangpol Tulungagung
-Erwin, Kepala Dinas PUPR Tulungagung
-Jatmiko (adik kandung Gatut Sunu) Anggota DPRD Tulungagung
-Dwi Yoga Ambal, Ajudan Bupati Tulungagung
Oki, Staf Pemerintahan.