JP Radar Kediri - Setelah berbagai bantuan sosial mulai cair di tahun 2026, bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) juga kembali disalurkan.
Orang tua dan siswa kini bisa mengecek status penerima PIP secara online hanya melalui HP.
Cara ini jauh lebih efisien dibanding harus datang ke sekolah atau instansi terkait, sekaligus memastikan apakah bantuan sudah cair atau belum.
Baca Juga: 5 Bansos Cair April 2026: Cek Penerima PKH, BPNT, Beras, PBI dan PIP
Cara Cek Penerima PIP 2026 Lewat HP
Pengecekan PIP dapat dilakukan melalui situs resmi pemerintah yang dikelola oleh Kemendikdasmen. Berikut langkah-langkahnya.
-
Buka browser di HP
-
Kunjungi situs resmi PIP: pip.kemendikdasmen.go.id
-
Masukkan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)
-
Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan)
-
Isi hasil perhitungan angka
-
Klik tombol “Cek Penerima PIP”
Setelah itu, sistem akan menampilkan status siswa, apakah terdaftar sebagai penerima atau tidak, lengkap dengan informasi pencairan bantuan.
Baca Juga: 6 Bansos Cair April 2026, Mulai PKH BPNT Tahap 2, PIP, BLT Dana Desa
Data yang Harus Disiapkan
Sebelum memulai proses pengecekan, sangat penting bagi kamu untuk memastikan bahwa dokumen-dokumen utama sudah siap di tangan, yakni Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) siswa yang sesuai dengan Kartu Keluarga.
Selain itu, pastikan pula kamu memiliki akses internet yang stabil agar proses verifikasi berjalan lancar.
Mengingat sistem pengecekan ini sepenuhnya berbasis pada identitas resmi siswa, ketersediaan data tersebut bersifat mutlak. Tanpa data yang akurat, akses ke informasi status bantuan tidak akan dapat dilakukan.
Baca Juga: Bansos April Mulai Cair, Begini Cara Cek Penerima Bansos Lewat HP Tanpa Ribet
Siapa yang Berhak Menerima PIP?
Perlu dipahami bahwa pemberian bantuan ini tidak bersifat otomatis bagi seluruh siswa. PIP secara khusus ditujukan bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, para pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta siswa yang datanya telah terdaftar secara resmi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Melalui kriteria tersebut, program ini mengemban misi utama untuk meringankan beban biaya pendidikan sekaligus menjadi langkah preventif pemerintah dalam menekan angka putus sekolah di Indonesia.
Baca Juga: Segera Bersiap! Ini Daftar 9 Bansos yang Mulai Disalurkan Senin 30 Maret 2026
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil