JP Radar Kediri – Jelang lebaran Hari Raya Idul Fitri 2026, banyak orang berbahagia usai mendapat Tunjangan Hari Raya (THR). Meski demikian, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga mendapat sederet program bantuan sosial (Bansos) jelang lebaran ini.
Mulai dari program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus) senilai Rp500.000 dan berbagai bantuan sosial (bansos) menjelang Lebaran 2026. Termasuk saldo Rp600.000 yang masuk ke KKS.
Namun bukan THR lebaran 2026, saldo Rp600 ribu itu merupakan pencairan program BPNT atau Program Sembako Tahap 1 tahun 2026.
Pemerintah mencairkan bantuan senilai Rp200.000 per bulan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu Januari, Februari, dan Maret 2026, sehingga totalnya Rp600.000 langsung masuk ke rekening KKS dalam satu waktu.
Provinsi Jawa Timur menjadi daerah yang paling masif dalam penyaluran bansos kali ini.
Gubernur Khofifah Indar Parawansa bahkan turun langsung ke lapangan dalam dua hari berturut-turut di dua kabupaten berbeda.
Khofifah menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan mampu memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus menjadi stimulan ekonomi bagi warga menjelang lebaran.
Khofifah turun ke Jombang, pada 11 Maret 2026 dengan menggelontorkan total Rp13,2 Miliar.
Penyaluran bantuan mencapai Rp13,2 miliar dengan rincian sebagai
PKH Plus (PKH+) Rp500.000 per KPM.
Anggaran yang dikeluarkan total Rp2,44 miliar untuk 1.221 KPM.
Selain itu ada pula bantuan Kemiskinan Ekstrem dengan dana Rp1,29 miliar untuk 63 jiwa.
Bantuan Penyandang Disabilitas melalui ASPD: Rp709 juta untuk 197 penerima
Tambahan berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP), bantuan pendidikan, penguatan BUMDes, dan infrastruktur desa.
Penyaluran di wilayah Nganjuk, pada 9 Maret 2026 menghabiskan anggaran Rp8,7 Miliar.
Dua hari sebelumnya, Gubernur Khofifah juga menyalurkan bantuan di Kabupaten Nganjuk senilai total Rp8,7 miliar, dengan rincian 1.140 lansia PKH Plus masing-masing Rp2 juta per tahun.
167 penyandang disabilitas masing-masing Rp3,6 juta per tahun.
Kabupaten Badung, Bali menghabiskan anggaran Rp13 Miliar Ditransfer Langsung ke Rekening KPM
Pemerintah Kabupaten Badung, Bali menyalurkan bansos kepada 6.518 KPM warga muslim dengan nilai Rp2 juta per kepala keluarga. Total anggaran yang dikucurkan melebihi Rp13 miliar.
Seluruh pencairan telah rampung pada 11 Maret 2026 melalui mekanisme transfer langsung ke rekening penerima, sehingga lebih efisien dan tepat sasaran.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri di tengah tekanan inflasi menjelang lebaran.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil