Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Update Bansos Cair Hari Ini: KPM PKH BPNT Dapat Tambahan Rp600 Ribu Hingga Atensi YAPI Rp1,2 Juta

Shinta Nurma Ababil • Senin, 16 Maret 2026 | 11:27 WIB

Bansos
Bansos

JP Radar Kediri – Bantuan sosial (bansos) hari ini masih terus disalurkan di bulan puasa. Pemerintah Indonesia tengah fokus memastikan bahwa setiap subsidi dan bansos mendarat langsung di tangan keluarga yang benar-benar membutuhkan, alias tepat sasaran.

Dalam penyaluran tahap 1 periode Januari-Maret 2026, terpantau beberapa agenda besar penyaluran bansos yang mencakup bantuan regular PKH BPNT hingga bansos tunai bagi yatim piatu.

Bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI) dengan nominal Rp1.200.000 segera disalurkan jika status pada sistem menunjukkan Standing Instruction (SI).

Nantinya, bantuan ini disalurkan melalui Bank Himbara (Mandiri). Untuk itu, KPM yang merasa sesuai kriteria, dapat melakukan pengecekan saldo dan pencairan langsung melalui mesin ATM.

Sedangkan untuk pencairan melalui PT Pos Indonesia, secara prosedur akan mendapatkan surat undangan pengambilan mulai didistribusikan hari ini.

Untuk syarat pengambilannya, penerima wajib didampingi wali dengan membawa dokumen asli berupa e-KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran anak yang bersangkutan.

Berdasarkan rekam jejak penyaluran bantuan serupa, dana ini diprediksi menyasar KPM PKH dan BPNT sebagai bantalan ekonomi di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Saat ini, proses validasi data sedang diselesaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan penerima adalah mereka yang masuk dalam desil kemiskinan terendah.

Tak hanya itu, Kementerian Sosial (Kemensos) terus menyalurkan dana bantuan pasca-bencana sebesar Rp8 juta per keluarga bagi korban bencana di wilayah Sumatera dan sekitarnya melalui PT Pos Indonesia.

Langkah ini diambil untuk membantu pemulihan ekonomi keluarga terdampak secara cepat.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu instruksi resmi terkait teknis pengambilan bantuan di wilayah masing-masing.

“Warga penerima bantuan akan mendapat surat pemberitahuan dari kantor pos setempat, setelah menerima surat tersebut penerima dapat datang untuk melakukan proses pencairan bantuan sesuai dengan alamat dan waktu yang tercantum,” pungkas penjelasan dalam video unggahan akun instagram @kemensosri.

Di sektor pendidikan, dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2026 gelombang pertama masih terus bergulir hingga April mendatang.

Orang tua siswa diimbau untuk segera melakukan aktivasi rekening di bank penyalur agar dana bantuan pendidikan ini dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah anak di semester genap.

Bantuan pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA terpantau sudah masuk ke rekening SimPel (Simpanan Pelajar) di Bank BRI dan BNI.

KPM yang telah melakukan aktivasi rekening pada periode sebelumnya diimbau untuk segera melakukan pengecekan saldo secara mandiri.

Guna meminimalisir kendala sinkronisasi data di masa mendatang, Kementerian Sosial menekankan pentingnya akurasi data yang berbasis pada keterlibatan publik.

“Saya mengajak semua pihak untuk terlibat dalam proses pemutakhiran data yang terus kita lakukan melalui jalur formal maupun partisipasi,” ujar Menteri Sosial, mengutip dari instagram @kemensosri.

Tahapan saldo Bansos Cair di laman SIKS-NG:

-Berhasil cek rekening dan lakukan divalidasi.

-SPM (Surat Perintah Membayar) sudah diterbitkan oleh Kemensos.

-Data penerima sudah dikirim ke bank penyalur,SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana)

SI(Standing Instruction), Instruksi pemindahbukuan dari bank ke rekening KKS Anda. Jika status sudah SI, maka dalam hitungan 1x24 jam hingga 3 hari kerja, dana biasanya sudah bisa ditarik.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan hal penting untuk bansos.

Uniknya, beberapa KPM justru mengaku menerima bansos cair secara tiba-tiba. Usai di cek, itu ternyata sebelumnya memiliki status buka rekening kolektif (burekol) pada tahap 4 2025.

KPM di Sidoarjo itu mengungkapkan, melakukan pengecekan pencairan bansos tahap 4 pada proses penyaluran bantuan tahap 1 2026.

Setelah melakukan pengecekan, status yang awalnya burekol, tiba-tiba berubah dan dapat dilakukan pencairan bansos tahap 4 2025 yang kini statusnya sudah berhasil cek rekening.

Kanal PKH yang dari awalnya status KPM tersebut awalnya burekol, kemudian berhasil cek rekening dan sekarang sudah Standing Instruction (SI).

Perubahan status pencairan bansos tahap 4 2025 bisa terjadi tiba-tiba karena penambahan KPM Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH dan BPNT) by system.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#pkh #bansos ramadan #bansos cair 2026 #bansos maret 2026 #bpnt #bansos Ramadan 2026 #ATENSI YAPI #Bansos cair #bansos