Berdasarkan data terakhir per 6 Maret 2026, PT Taspen telah menyalurkan THR pensiunan PNS 2026 kepada sebanyak 3,2 juta pensiunan atau 97%. Disamping itu, modus penipuan perlu diwaspadai, seperti Phising atau smishing, dan Malware
JP Radar Kediri – Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) pensiunan PNS 2026 dilakukan secara massif oleh PT Taspen. Terbukti dari data terakhir per 6 Maret 2026, PT Taspen mengungkapkan sebanyak 3,2 juta pensiunan atau 97% sudah menerima THR.
Percepatan ini didukung oleh transformasi digital layanan TASPEN, yang memangkas proses administrasi dari 3 hari menjadi hanya 1 hari.
Komisaris Utama TASPEN Fary Francis yang juga menjabat sebagai Deputi Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan inspeksi langsung ke Kantor Cabang TASPEN Medan dan Kantor Pos Medan sebagai mitra bayar.
Upaya ini sebagaimana arahan Presiden Prabowo yang memberikan pesan bahwa pencairan tidak boleh terlambat.
“Arahan Presiden Prabowo jelas, yakni tidak boleh ada keterlambatan pembayaran THR karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat,” kata Fary dalam keterangan tertulis yang diterima di Batam, Jumat, dikutip dari Antranews.
THR pensiunan mulai dicairkan oleh PT TASPEN (Persero) pada 5 Maret 2026
Informasi resmi ini disampaikan TASPEN melalui laman resminya dengan menegaskan mengedepankan 5T, yakni Tepat Orang, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Tempat, dan Tepat Administrasi sebelum perayaan Lebaran.
Taspen memastikan bahwa penyaluran THR dilakukan secara serentak melalui sistem pembayaran pensiun yang terintegrasi dengan 45 mitra bayar TASPEN di seluruh Indonesia.
Terkait hal ini, Corporate Secretary TASPEN Henra, mengatakan bahwa THR bukanlah sekadar kewajiban, namun bentuk penghormatan.
“Bagi kami, THR bukan hanya kewajiban, melainkan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para pensiunan kepada negara. Oleh karena itu, TASPEN telah mengoptimalkan seluruh sistem dan proses administrasi agar penyaluran dapat berjalan dengan lancar, sejalan dengan prinsip 5T”.
PT Taspen juga mengimbau seluruh penerima pensiun untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan TASPEN, khususnya terkait informasi pembayaran THR Tahun 2026.
Informasi resmi hanya disampaikan melalui situs resmi perusahaan di www.taspen.co.id, kanal media sosial resmi TASPEN, Kantor Cabang TASPEN terdekat, serta Call Center resmi TASPEN di 1500919.
Baca Juga: Kabar Kenaikan Rapel Gaji Pensiunan PNS 2026 oleh TASPEN Dibantah, PP 8/2024 Masih Jadi Acuan
Waspada Modus Penipuan THR
Founder & Group CEO VIDA Niki Luhur mengungkapkan setidaknya ada dua modus penipuan yang perlu diwaspadai menjelang momen THR tahun ini.
1. Phising atau smishing
Penipuan ini menggunakan metode menghalalkan berbagai cara untuk memancing korban mengklik tautan dan memasukkan data pribadi seperti username, password, dan One-Time Password (OTP) via SMS.
Biasanya, pelaku menyamar sebagai instansi logistik ataupun ada nomor tidak diketahui memberikan tawaran promo Ramadhan palsu. Modus ini juga berkembang melalui metode fake BTS yang tahun lalu ramai dan ditemukan pemerintah.
Metode penipuan ini memungkinkan pesan palsu terkirim secara masal dan tampak seolah berasal dari institusi resmi. Sehingga terlihat meyakinkan bagi penerima sehingga harus diwaspadai.
2. Malware
Penipuan dengan metode ini memancing korban untuk mengunduh aplikasi berbahaya dalam bentuk file APK.
Modusnya adalah dengan pelaku mengirim dokumen seolah itu adalah dokumen penting seperti dokumen status pengiriman paket, undangan pernikahan, hingga dokumen lain yang tampak relevan bagi korban.
Apabila tidak jeli, setelah terunduh, aplikasi tersebut dapat terpasang otomatis ke gawai korban dan memungkinkan pelaku memantau perangkat dari jarak jauh, termasuk mengakses password serta berbagai informasi sensitif yang tersimpan maupun digunakan di dalam perangkat.
Kedua modus ini memiliki pola yang serupa, yaitu berupaya memperoleh akses terhadap password atau kredensial pengguna.
Untuk itu, pensiunan perlu menjaga perangkat yang dimiliki serta identitas biometrik.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil