Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Viral Gubernur Kaltim Anggarkan Mobil Dinas Mewah Rp 8,5 Miliar, Dapat Sentilan dari Ferry Irwandi

Khansa Dhiya Ramadhania • Jumat, 27 Februari 2026 | 12:11 WIB

Tanggapan Ferry Irwandi Terkait Pengadaan Anggaran Mobil 8,5 M
Tanggapan Ferry Irwandi Terkait Pengadaan Anggaran Mobil 8,5 M

JP Radar Kediri – Polemik pengadaan mobil dinas Gubernur Rudy Mas'ud di Kalimantan Timur tengah menjadi sorotan publik.

Pemerintah Provinsi Kaltim diketahui menganggarkan kendaraan dinas baru dengan nilai mencapai Rp 8,5 miliar.

“Tamu dari kalimantan timur itu bukan hanya kepala daerah se Indonesia, tetapi juga dari global. Masa iya kepala daerahnya pakai mobil ala kadarnya, ya jangan dong,” ujarnya.

Kebijakan ini menuai kritik karena dinilai tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran, terlebih masih banyak kebutuhan dasar masyarakat seperti infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, hingga dukungan bagi pelaku UMKM.

Tanggapan Ferry Irwandi

Salah satu yang ikut menyoroti polemik ini adalah kreator konten edukasi Ferry Irwandi, yang dikenal aktif mengkritisi kebijakan publik melalui media sosialnya.

Ferry, yang dikenal aktif mengkritisi isu pengadaan barang dan jasa pemerintah, mempertanyakan urgensi pembelian mobil dinas mewah tersebut.

“Uang 8,5 miliar untuk beli mobil dinas kalau buat jalan jalan bisa dapat 3-5 km, bisa dapat puskesmas tipe D, bisa dapat cold storage 30-50 ton, dana bergulir ke ratusan umkm, bangun sentra produksi,” tulisnya.

Ia menilai anggaran Rp 8,5 miliar seharusnya bisa dialihkan untuk hal yang lebih berdampak langsung bagi warga.

Ia memandang keputusan pembelian mobil mewah itu kurang tepat sasaran, terutama di tengah masih banyak kebutuhan dasar warga yang belum terpenuhi.

Ferry bahkan menghitung dampak ekonominya. Jika 200 UMKM masing-masing mampu menaikkan omzet Rp 3 juta per bulan, maka akan tercipta tambahan perputaran ekonomi hingga Rp 600 juta per bulan atau sekitar Rp 7,2 miliar per tahun.

Ia juga menyindir bahwa jika kebutuhan kendaraan hanya untuk medan off-road, mobil yang lebih sederhana seperti Hilux sudah cukup, tanpa harus mengeluarkan anggaran fantastis.

“Kalau kebutuhannya emang offroad ya hilux aja cukup ya pak” tambahnya.

Di Indonesia, varian 4×4 Toyota Hilux baru umumnya dijual dengan harga antara Rp 400 juta sampai Rp 550 juta, tergantung tipe dan fiturnya. Ini tentunya jauh lebih rendah dibandingkan anggaran Rp 8,5 miliar untuk mobil dinas mewah.

Lebih lanjut, ia mengaku sejak lama menaruh perhatian pada isu pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Dari dulu concern banget soal pengadaan barang dan jasa pemerintah. Sampai sekarang tetap nggak paham urgensi mobil dinas mewah itu untuk apa,” tulisnya.

Pendapat Ferry Irwandi ini pun mendapat respons positif dari banyak warganet dan pengikutnya, yang menyatakan setuju bahwa anggaran sebesar itu seharusnya lebih difokuskan pada kepentingan publik.

 

Untuk mendapatkan berita-   berita terkini    Jawa Pos    Radar Kediri   , silakan bergabung di saluran WhatsApp "   Radar Kediri   ". Caranya klik link join   saluran WhatsApp Radar Kediri.   Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#ferry irwandi #Mobil Dinas Mewah #kritik pemerintah #Rudy Mas ud #Rudy Mas ud Gubernur Kaltim #dana publik #kalimantan timur #pengadaan barang dan jasa #prioritas anggaran pemerintah #gubernur kalimantan timur #Anggaran Publik #pengadaan mobil dinas #ekonomi daerah #mobil dinas mewah gubernur kaltim