Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Alhamdulillah! Bansos Rp600 Ribu Masuk Rekening 2 Kali, PKH BPNT Tahap 1 Masuk KKS KPM Bebarengan

Shinta Nurma Ababil • Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:00 WIB

Ilustrasi pengambilan bansos
Ilustrasi pengambilan bansos

JP Radar Kediri – Baru memasuki hari ketiga puasa ramadan 2026, bantuan sosial (bansos) dari program reguler tahap 1 cair bebarengan masuk rekening KKS Keluarga pemerima manfaat (KPM).

Ini memang tak lepas dari langkah percepatan penyaluran oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial. Mengingat kebutuhan pokok sangat dibutuhkan di bulan puasa hingga menjelang Hari Raya Idulfitri yang diprediksi jatuh pada akhir Maret mendatang.

Yang menggembirakan, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan menerima pencairan bansos BPNT tahap 1 2026 sebanyak 2 kali.

KPM yang melapor melalui kanal youtube Diary Bansos, hal ini dialami oleh KPM yang pencairannya lewat Bank BNI. Bantuan senilai Rp600.000 itu diterima sebanyak 2 kali.

Diketahui, kode pencairan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) berbeda dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Mayoritas kode pencairan bansos tahap 1 2026 kodenya adalah JSK yang merupakan bantuan PKH, namun saldo bantuan yang masuk ke rekening KPM senilai Rp600.000.

Bantuan Apa Itu yang Masuk Rekening Rp600 Ribu 2 Kali?

Saldo Rp600.000 yang masuk dua kali melalui KKS merupakan dua jenis bantuan yang berbeda, yakni PKH dan BPNT.

Penerima manfaat tersebut merupakan KPM PKH plus BPNT yang menerima pencairan bansos senilai Rp600.000 dua kali, khususnya yang memiliki komponen lansia atau disabilitas.

Sama halnya dengan KPM yang memiliki komponen anak sekolah SD dan SMP akan menerima saldo bansos senilai Rp600.000.

Setelah cair Rp600.000 yang diduga kuat pencairan bansos PKH tahap 1 2026, beberapa hari kemudian saldo senilai Rp600.000 masuk lagi yang merupakan bansos BPNT.

 

Hal ini terjadi karena penerima terdaftar dalam dua program berbeda, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Artinya, satu saldo berasal dari PKH, sementara saldo lainnya merupakan BPNT. Skema ini membuat saldo terlihat dobel, padahal berasal dari sumber bantuan yang berbeda.

Selain itu, pemerintah juga melakukan validasi data penerima sehingga sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa mendapatkan tambahan program sesuai kondisi ekonomi terbaru.

Baca Juga: Cek Bansos PKH BPNT Tahap 1 Awal Puasa, Lihat Nama Penerima Pakai NIK dan Kenali Desil DTSEN

Bantuan Beras dan Minyak Goreng Jelang Ramadan 2026

Selain bantuan tunai, pemerintah juga menyiapkan paket pangan tambahan untuk menjaga stabilitas konsumsi masyarakat menjelang Ramadan. Program ini difokuskan pada kelompok rentan agar kebutuhan pokok tetap terpenuhi saat harga bahan pangan meningkat.

Menurut Badan Pangan Nasional, persiapan distribusi bantuan pangan awal 2026 telah mencapai 80 persen, menandakan kesiapan logistik sudah memasuki tahap akhir.

Setiap keluarga direncanakan menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari sampai Maret. 

Bantuan ini menyasar sekitar 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Desil 1–4, termasuk penerima Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, maupun penerima komplementer.

Baca Juga: Hari Kedua Puasa! Bansos BPNT Rp600 Ribu Masuk Rekening 2 Kali Lewat Bank Ini, Berikut Penjelasannya

2 Bantuan Tambahan untuk KPM PKH

Selain bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) rutin, KPM dengan kategori tertentu juga berpeluang mendapatkan dua bantuan tambahan untuk memperkuat daya beli selama bulan puasa:

1. Bansos BPNT (Sembako) Rp600.000

Bagi KPM yang terdaftar dalam kategori "PKH + BPNT", pemerintah akan merapel bantuan pangan non-tunai untuk tiga bulan sekaligus. Total dana sebesar Rp600.000 akan dicairkan guna membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok keluarga.

2. Bonus Program Indonesia Pintar (PIP) 2026

Keluarga yang memiliki anak usia sekolah (6–21 tahun) berkesempatan menerima bantuan pendidikan PIP. Namun, pencairan ini sangat bergantung pada sinkronisasi data antara Dapodik di sekolah dengan data kependudukan di kementerian.

 Baca Juga: 7 Bansos Februari 2026 Mulai Cair Awal Puasa: PKH, BPNT, BLT Rp900 Ribu, Beras, Hingga Minyak Goreng

Syarat Agar PIP Cepat Cair

Agar bantuan dapat diterima tanpa kendala administrasi, KPM diharapkan memastikan poin-poin berikut:

Keaktifan Siswa: Pastikan anak sekolah terdaftar aktif di Dapodik dan data keluarga sinkron dengan Dukcapil.

Usulan Sekolah: Pastikan pihak sekolah telah mengusulkan nama siswa ke Dinas Pendidikan agar masuk dalam SK Nominasi penerima.

Kelayakan Data: Penerima harus tetap terverifikasi sebagai keluarga kurang mampu dalam data terpadu pemerintah.

Penyaluran bansos di awal tahun 2026 ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang efektif bagi masyarakat, sekaligus meringankan beban biaya pendidikan dan konsumsi rumah tangga selama momentum lebaran.

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#bansos PKH BPNT Februari 2026 #kks #Bansos Februari 2026 #pkh #bansos PKH BPNT 2026 kapan cair #jadwal cair bansos PKH BPNT #penerima bansos PKH BPNT 2026 #bansos PKH BPNT cair Februari #bansos PKH BPNT cair #pencairan bansos pkh bpnt #Bansos PKH BPNT Belum Cair #kpm #Bansos rp600 ribu #bpnt #cek bansos PKH BPNT terbaru #bansos PKH BPNT terbaru 2026 #Bansos PKH BPNT 2026 #ciri penerima bansos PKH BPNT #cek bansos pkh bpnt 2026 #Bansos PKH BPNT Tahap 1 2026 #bansos PKH BPNT tahap 1 2026 cair