JP Radar Kediri – Jelang ramadan tepatnya H-1 puasa, kabar soal bantuan sosial (bansos) turut memberikan kabar gembira untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Terbaru, bank himbara juga memperlihatkan penyaluran dari bank BNI di beberapa wilayah. Pencairan bantuan sosial BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) tahap 1 terpantau mengalir deras.
Berdasarkan laporan valid dari para penerima manfaat di lapangan, bantuan senilai Rp600.000 telah masuk ke rekening KKS Bank BNI, baik kartu terbitan tahun 2017, 2018, maupun tahun terbaru.
Bank BNI menjadi salah satu bank penyalur yang paling progresif dalam mendistribusikan BPNT tahap 1.
Tetap pantau informasi resmi dari pendamping PKH setempat agar tidak tertinggal berita terbaru mengenai penyaluran bansos lainnya.
Baca Juga: 3 Bansos Ramadhan 2026 PKH BPNT, Hingga Bantuan Tambahan Cair, KKS Lama atau Baru Bisa Cek Rekening
Wilayah yang Mulai Dapat Penyaluran Bansos BPNT Tahap 1 dari Bank BNI
Jawa Timur: wilayah Blitar, Sidoarjo, dan Probolinggo.
Jawa Barat: area Bandung (Cimahi Utara, Pasir Koja, dan Arjasari)
DKI Jakarta: KPM di Jakarta Utara
Sumatera Selatan: Wilayah Prabumulih juga terpantau sudah mulai melakukan penarikan dana bantuan.
Jawa Tengah: Area Comal dan sekitarnya mengonfirmasi status dana sudah siap ditarik melalui ATM BNI terdekat.
Nominal Bansos BPNT Tahap 1
Nominal Rp600.000 yang diterima KPM merupakan akumulasi untuk tiga bulan sekaligus, yaitu Januari, Februari, dan Maret 2026.
Pemerintah berharap dana bantuan ini dapat digunakan dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga serta menjaga kecukupan gizi rumah tangga.
3 Bansos Cair Jelang Ramadhan
Bansos Reguler PKH dan BPNT
Bantuan sosial reguler PKH dan BPNT merupakan salah satu bantuan prioritas utama yang disalurkan pemerintah kepada penerima manfaat.
Bansos ini meliputi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Kelurga Harapan (PKH) periode Januari, Februari, Maret tahap 1 2026.
Berdasarkan informasi pemerintah, anggaran yang disediakan untuk kedua bansos reguler tersebut yaitu sebesar Rp17,5 triliun.
Penerima BPNT akan mendapatkan dana bantuan senilai Rp600 ribu untuk tiga bulan sekaligus, dan KPM PKH akan menerima bantuan dengan nominal yang bervariasi, tergantung komponen bansos tersebut.
Bansos Adaptif
Pemerintah juga akan menyalurkan bansos adaptif untuk korban bencana alam yang belakangan ini menimpa sejumlah wilayah di Indonesia, seperti di wilayah Sumatra dan Jawa Barat.
Bantuan ini berupa kebutuhan dasar untuk masyarakat pasca bencana agar terpenuhi, sehingga para korban bisa merayakan lebaran di tahun ini dengan penuh suka cita.
Bantuan Beras 10 Kg Mulai Disalurkan
Bantuan pangan berupa beras 10 kg mulai disalurkan bebarengan dengan bantuan tahap 1. Program ini merupakan instruksi langsung dari Presiden untuk merespons kenaikan harga beras di pasaran yang sempat menyentuh angka Rp15.000 per kilogram.
Target sasaran bantuan ini mencapai 21,3 juta KPM yang didominasi oleh penerima PKH dan BPNT.
Berdasarkan data terbaru, terdapat 12 wilayah prioritas yang penyalurannya dilakukan melalui PT Pos Indonesia:
Sumatera dan Aceh: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
Jawa dan Banten: DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Kalimantan: Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara.
Maluku: Maluku dan Maluku Utara.
Bagi KPM yang sedang menunggu proses peralihan dari Kantor Pos ke Bank Himbara (Burekol), pemerintah meminta masyarakat untuk tetap bersabar.
Proses pembuatan rekening kolektif saat ini masih terus berjalan di berbagai wilayah.
Dengan turunnya SP2D untuk beras dan bantuan pendidikan, diharapkan ketahanan pangan dan kebutuhan dasar KPM di awal tahun 2026 tetap terjaga dengan baik.
Asistensi Rehabilitasi Sosial
Atensi rehabilitasi sosial juga akan diberikan pemerintah menjelang Ramadhan tahun ini, yaitu bagi mereka yang masuk kategori lansia, penyandang disabilitas hingga anak yatim piatu.
Dikabarkan, total anggaran yang dikeluarkan oleh Kemensos mencapai Rp20 triliun yang tentunya diharapkan bisa membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan.
Di samping itu, guna bansos yang akan disalurkan pada Ramadhan ini tepat sasaran, Mensos, Saifullah Yusuf atau yang akrab dikenal Gus Ipul mengatakan pihaknya telah mengerahkan pendamping Sosial di masing-masing daerah.
Hal itu dimaksudkan untuk proses pemutakhiran data agar bansos bisa benar-benar sampai kepada masyarakt yang layak dan memenuhi persyaratan.
"Sementara pendamping-pendamping kami, sumber daya yang kami miliki di antaranya adalah pendamping PKH untuk membantu pemutakhiran," kata Gus Ipul, dilansir dari akun Instagram resmi Kemensos.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil