JP Radar Kediri - Informasi terbaru Bantuan Sosial (Bansos) per hari ini, Selasa, 10 Februari untuk Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1 tahun 2026 terus menunjukkan progres signifikan.
Memasuki minggu kedua Februari 2026, ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo masuk di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Yang menggemburakan, KKS KPM itu dibanjiri dengan nominal yang beragam. Saldo yang diterima warga sangat bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga mencapai Rp 1,5 juta.
Perlu dipahami, perbedaan angka Bansos ini sangat bergantung pada jumlah dan jenis komponen anggota keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Bank Penyalur Bansos
-Bank BSI menjadi yang pertama mencairkan saldo sejak Jumat, 6 Februari 2026, utamanya untuk wilayah Aceh.
-Bank BRI mulai menyusul pencairan sejak Jumat malam. Banyak KPM yang melaporkan melakukan pencairan untuk KKS BRI di berbagai daerah
-Bank Mandiri terlihat juga sudah adanya penambahan saldo dilihat dari aplikasi Livin’ by Mandiri.
-Bank BNi untuk sementara ini terpantau masih dalam proses antrean sistem. Namun tak perlu khawatir, KPM diminta bersabar dan tidak terburu-buru mengecek ke mesin ATM hingga ada pembaruan status selanjutnya.
Nominal Saldo KPM yang Masuk KKS
Berikut rincian saldo yang diterima KPM berdasarkan komponen keluarganya:
-Komponen Balita Ganda : Saldo sebesar Rp 1.500.000 masuk untuk keluarga dengan dua balita.
-Kombinasi Balita dan Sekolah: Saldo Rp 975.000 tercatat masuk untuk komponen satu balita dan satu anak SD.
-Kombinasi SMA dan SD: Saldo Rp 950.000 bagi keluarga dengan satu anak SMA dan dua anak SD.
-Komponen Lansia: Nominal Rp 600.000 terpantau cair merata di wilayah Sukabumi, Tangerang, hingga Cimahi.
-Komponen Tunggal: Saldo Rp 750.000 (balita) dan Rp 225.000 (anak SD) juga dilaporkan sudah bisa ditarik tunai.
Proses pencairan Bansos kali ini membuktikan pemerintah tidak membeda-bedakan usia kartu. Pemilik KKS lama terbitan tahun 2017, 2018, dan 2020 terpantau masih menerima bantuan dengan lancar selama status mereka aktif.
Di sisi lain, para penerima baru pemegang KKS terbitan 2025 juga sudah mulai mencicipi pencairan perdana mereka, terutama untuk komponen anak sekolah.
Wilayah yang Mulai Dapat Pencairan Bansos PKH Tahap 1
Terkait sebaran wilayah, pencairan dilakukan secara bertahap (termin), sehingga waktu masuknya saldo antar daerah bisa berbeda. Beberapa wilayah yang melaporkan progres masif antara lain:
1. Jawa Barat: Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, Cimahi, Bandung, Cirebon, dan Bandung Barat.
2. Banten: Serang dan Tangerang.
Baca Juga: Kabar Gembira! Penerima Bansos juga Bakal Dapat Bonus Beras 10 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Jelang Ramadan
3. Jawa Tengah dan Timur: Pekalongan dan Surabaya.
4. NTB: Sejumlah titik di Mataram dan Lombok terpantau mulai masuk ke tahap antrean sistem.
Segera Ambil Saldo Jika Sudah Masuk Rekening
Perlu diingat bahwa pemerintah menetapkan batas waktu pengambilan dana bantuan.
Sehingga KPM sangat disarankan untuk mencairkan dana maksimal 30 hari setelah saldo masuk ke rekening KKS.
Jika dalam kurun waktu tersebut dana tidak diambil atau ditransaksikan, saldo berisiko dianggap tidak terserap dan dikembalikan ke kas negara.
Pastikan bantuan dimanfaatkan tepat waktu untuk kebutuhan pokok keluarga.
Penerima Layak Menerima Bansos
Dinas Sosial diminta untuk memastikan penggunaan dana bantuan sesuai dengan tujuan program PKH.
Dana bantuan diperbolehkan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga seperti pangan bergizi yang mencakup karbohidrat, protein, dan vitamin, kebutuhan pendidikan anak seperti seragam, buku, dan transportasi sekolah, serta kebutuhan gizi bagi balita dan lansia.
Sebaliknya, bantuan tidak diperkenankan digunakan untuk membayar utang pribadi, membeli barang yang tidak bersifat produktif seperti perhiasan atau pakaian berlebihan, serta untuk rokok, minuman keras, narkotika, dan game online terlarang.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil