Dokumen tersebut bernama Epstein files, dirilis Departemen Kehakiman AS mulai (30/1) memuat sekitar tiga juta halaman dokumen, 180.000 gambar, dan 2.000 video.
Dalam dokumen tersebut tercantum banyak nama tokoh yang berpengaruh di dunia dari berbagai latar belakang, mulai dari sosial, politik, bisnis, hingga budaya, yang selama ini diketahui memiliki hubungan atau interaksi dengan Epstein.
Meski seluruh pihak yang tercantum dalam arsip tersebut berdebat terlibat dalam praktik mengungkapkan seksual yang dilakukan Epstein, kemunculan nama-nama tersebut tetap memicu sorotan global.
Publik menyoroti luasnya jejaring pergaulan Epstein di kalangan elite dunia serta bagaimana hubungan tersebut dicatat dalam dokumen resmi.
Dikutip dari Jawapos, Selasa, (3/2), dokumen itu merupakan bagian dari jutaan halaman arsip yang dibuka ke publik melalui Undang-Undang Transparansi File Epstein.
Rilisan tersebut mencakup ratusan ribu email, ribuan video, serta puluhan ribu foto yang menggambarkan interaksi sosial Epstein dengan sejumlah tokoh berpengaruh.
Baca Juga: Prabowo Tertangkap Mikrofon Minta Bertemu Eric Trump Usai KTT Gaza di Mesir
Meski demikian, pejabat berwenang menyatakan bahwa tidak ada satu pun dari individu yang namanya tercantum dalam dokumen tersebut yang didakwa atas tuduhan pidana terkait kasus Jeffrey Epstein.
Keberadaan nama-nama itu disebut semata-mata menunjukkan catatan interaksi atau hubungan sosial, bukan bukti keterlibatan dalam tindak kejahatan.
Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut sejumlah tokoh elite global yang namanya mencuat dan menjadi sorotan publik dalam berkas Epstein yang telah dibuka ke publik.
Andrew Mountbatten-Windsor
Mantan Pangeran Inggris, Andrew Mountbatten-Windsor, menjadi salah satu tokoh yang lama dididik karena berdiskusi dengan Jeffrey Epstein.
Namanya kerap dikaitkan dengan tuduhan yang disampaikan oleh Virginia Roberts Giuffre, yang menyatakan pernah menabung oleh Epstein dan dipertemukan dengan Andrew saat masih di bawah umur. Tuduhan tersebut telah diumumkan oleh pihak Andrew.
Baca Juga: Tarif Impor ke AS Turun Jadi 19 Persen, Prabowo: Awalnya Nego Banyak dengan Trump
Meski membantah semua tuduhan, sorotan publik terhadap kasus ini berdampak pada status kerajaan Andrew. Pada akhir tahun lalu, Raja Charles III mencabut gelar kehormatan kerajaan yang sebelumnya disandang oleh adiknya tersebut.
Dalam dokumen Epstein yang dirilis ke publik, nama Andrew Mountbatten-Windsor tercatat muncul ratusan kali. Arsip tersebut mencakup berbagai catatan interaksi sosial, termasuk undangan jamuan makan malam serta dokumentasi pertemuan, yang kini kembali menjadi perhatian publik.
Baca Juga: Trump Dikecam Elon Musk Gara-Gara RUU Baru, “Amerika Bisa Bangkrut!”
Sarah Ferguson
Sarah Ferguson, Duchess of York, turut menjadi sorotan dalam dokumen Epstein. Pada bulan Maret 2011, ia sempat menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah diketahui menerima bantuan keuangan dari Epstein untuk melunasi sejumlah utangnya. Ferguson kala itu menyatakan tidak akan lagi menjalin hubungan atau berjanji dengan Epstein.
Namun, beberapa bulan setelah pernyataan tersebut, Ferguson tercatat kembali berkomunikasi dengan Epstein melalui surat elektronik. Dalam korespondensi itu, ia dipanggil meminta tampilan Epstein terkait rencana tampil dalam sebuah acara televisi.
Dalam balasan email yang tercantum dalam dokumen, Epstein menyampaikan mengenai pemberitaan media terhadap dirinya. Ia menilai pemberitaan tersebut tidak adil dan menegaskan bahwa dirinya telah menjalani proses hukum di masa lalu serta menganggap telah menunaikan tanggung jawabnya. Catatan korespondensi ini kembali menjadi perhatian publik setelah dokumen tersebut dibuka ke publik.
Elon Musk
Pendiri Tesla ini muncul beberapa kali dalam dokumen, terutama terkait email 2012–2013 yang membahas kemungkinan mengunjungi pulau Karibia milik Epstein. Musk menegaskan dia menolak semua ajakan Epstein. "Epstein mencoba mengajak saya ke pulau miliknya dan saya MENOLAK," tulisnya di X pada 2025.
Baca Juga: Elon Musk Mengaku Tak Tertarik Beli TikTok, Apa Alasannya?
Richard Branson
Richard Branson yang merupakan Pendiri Virgin Group bertukar banyak email dengan Epstein. Dalam satu pesan 2013, ia menulis: "Kapan saja Anda berada di wilayah ini, saya ingin bertemu. Asalkan Anda membawa harem Anda!"
Namun, perusahaan menegaskan tidak ada kesalahan pada pihak Branson dan hubungan dengan Epstein terbatas pada pertemuan bisnis atau kelompok lebih dari satu dekade lalu.
Siap. Ini versi parafrase dengan gaya ketika manusia yang alami ala media arus utama (Jawa Pos), tetap menjaga kalimat langsung apa adanya dan aman secara redaksional:
Donald Trump
Hubungan Donald Trump dengan Jeffrey Epstein tercatat berlangsung sebelum keduanya dikabarkan berselisih. Dalam dokumen terbaru, nama Trump disebut ribuan kali, terutama dalam transmisi yang membahas artikel pemberitaan, kebijakan publik, hingga isu keluarga. Wakil Jaksa Agung Todd Blanche menyebut FBI menerima “ratusan panggilan” terkait tokoh-tokoh terkenal, namun laporan tersebut “segera dianggap tidak kredibel.”
Bill Clinton
Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton diketahui sempat berada di sekitar Epstein lebih dari dua dekade lalu. Catatan dokumen Menyebutkan Clinton beberapa kali menggunakan jet pribadi Epstein pada periode tersebut.
Perwakilan Clinton menyatakan bahwa hubungan itu berakhir setelah dakwaan pidana pertama terhadap Epstein pada tahun 2006 dan menegaskan tidak ada tuduhan masyarakat yang dikaitkan dengan Clinton dengan kejahatan Epstein.
Baca Juga: Bikin Heboh! Trump Umumkan 'Kesepakatan Besar' Langsung dengan Presiden Prabowo! Apa itu?
Steven Tisch
Pemilik klub NFL New York Giants, Steven Tisch, tercatat muncul lebih dari 400 kali dalam dokumen Epstein. Sejumlah korespondensi menunjukkan Epstein sempat menawarkan perkenalan dengan perempuan. Menangapi hal tersebut, Tisch menyatakan,
"Kami memiliki hubungan singkat di mana kami saling bertukar email tentang perempuan dewasa, dan juga membahas film, filantropi, dan investasi. Seperti yang kita tahu sekarang, ia adalah orang yang mengerikan dan saya sangat menyesal pernah berhubungan dengannya."
Casey Wasserman
Presiden Komite Olimpiade Los Angeles 2028, Casey Wasserman, disebut pernah email bernada menggoda dengan Ghislaine Maxwell pada tahun 2003. Maxwell diketahui merupakan orang kepercayaan Epstein. Dalam salah satu catatan, Wasserman menulis,
“Saya terus memikirkan Anda. Jadi, apa yang harus saya lakukan untuk bisa melihat Anda mengenakan pakaian kulit yang ketat?”
Meski begitu, Wasserman menegaskan tidak memiliki hubungan pribadi maupun bisnis dengan Epstein dan menyatakan penyesalan atas permintaan tersebut. Maxwell sendiri kini menjalani hukuman penjara 20 tahun.
Baca Juga: AS Rombak Besar Tarif Impor! Ini Daftar Lengkap Negara yang Kena 'Cukai Mahal'
Ehud Barak
Mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak tercatat masih menjalin komunikasi dengan Epstein hingga bertahun-tahun setelah pengakuan bersalah Epstein pada 2008. Barak mengakui sering mengunjungi Epstein saat berada di New York dan pernah menggunakan pesawat pribadinya. Namun ia menegaskan,
“Saya tidak pernah menyaksikan perilaku atau pesta yang tidak pantas Epstein.”
Larry Summers
Mantan Menteri Keuangan AS di era pemerintahan Bill Clinton sekaligus mantan Presiden Universitas Harvard, Larry Summers, termasuk dalam lingkaran kenalan lama Epstein.
Dokumen terbaru mencatat pertemuan dan jamuan makan malam keduanya. Arsip juga menunjukkan Summers masih berkomunikasi dengan Epstein pada tahun 2019, setelah dakwaan berdiskusi secara seksual terhadap anak di bawah umur. Summers kemudian menyebut interaksi tersebut sebagai “kesalahan penilaian besar.”
Howard Lutnick
Howard Lutnick, Menteri Perdagangan AS pada masa pemerintahan Donald Trump, tercatat pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein di Karibia bersama keluarganya pada Desember 2012.
Departemen Perdagangan AS menyatakan bahwa interaksi Lutnick dengan Epstein berlangsung terbatas, dilakukan di hadapan istrinya, dan tidak melibatkan tindakan yang melanggar hukum.
Sergey Brin
Pendiri bersama Google, Sergey Brin, sempat merencanakan pertemuan dengan Epstein dan Maxwell di townhouse Epstein di New York beberapa tahun sebelum tuduhan mengungkapkan penjelasan seksual.
Pada tahun 2003, Maxwell mengundangnya menonton film Down with Love dan beberapa pekan kemudian makan malam di rumah Epstein. Brin bahkan disebut menawarkan membawakan Eric Schmidt. Hingga kini, juru bicara Google belum memberikan tanggapan resmi.
Steve Bannon
Mantan penasihat Presiden Trump, Steve Bannon, melaporkan ratusan pesan bernada akrab dengan Epstein sebelum penangkapan dan kematian pada tahun 2019. Keduanya membahas isu politik, perjalanan, hingga rencana dokumenter Epstein. Pada tahun 2019, Bannon juga sempat menanyakan penggunaan pesawat Epstein untuk perjalanan ke Roma. Hingga laporan ini disusun, Bannon belum memberikan komentar.
Miroslav Lajcak
memberi nasihat kepada keamanan nasional Perdana Menteri Slovakia, Miroslav Lajcak, menurunkan diri setelah dokumen yang menunjukkan komunikasi masa lalunya dengan Epstein dirilis.
Lajcak yang juga mantan Menteri Luar Negeri Slovakia dan mantan Presiden Majelis Umum PBB, menegaskan tidak pernah terlibat pelanggaran hukum apa pun. Ia menyebut korespondensi tersebut bagian dari tugas diplomatik resmi, meski sempat terdokumentasi bertemu Epstein setelah mengirimkannya dari penjara dan sebelum dakwaan pada 2019.
Baca Juga: Reaksi Presiden Prabowo Atas Bencana Banjir Dahsyat yang Melanda Sumatera Barat, Utara, dan Aceh
Selain nama-nama di atas, dokumen Epstein juga memuat sederet figur global lainnya dari berbagai bidang, mulai dari dunia hiburan, politik, bisnis, hingga diplomasi internasional. Di antaranya Michael Jackson, Leonardo DiCaprio, George W. Bush, Hillary Clinton, Cameron Diaz, Bruce Willis, Kevin Spacey, Harvey Weinstein, Mick Jagger, George Lucas, Tony Blair, Mohammed bin Salman, John Kerry, hingga Elon Musk.
Meski sebagian besar tokoh yang disebut menegaskan tidak terlibat dalam kejahatan seksual Epstein, dokumen ini menyingkap luasnya jejaring pergaulan dan pengaruh Epstein di kalangan elite global.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian