JP Radar Kediri - Kabar terbaru untuk guru Aparatur Sipil Negara (ASN) akhirnya muncul. Pemerintah memastikan pencairan THR TPG 100 persen dan gaji ke-13 guru ASN mulai dioroses secara bertahap. Beberapa daerah akan mulai menerima pencairan terlebih dahulu. Namun lagi-lagi hal ini disalurkan secara bertahap.
Pemberian THR Tunjangan Profesi Guru (TPG) 100 persen merupakan bentuk apresiasi negara kepada guru ASN bersertifikasi yang telah memenuhi persyaratan, khususnya bagi guru yang tidak menerima tunjangan kinerja daerah.
Sementara itu, gaji ke-13 guru ASN diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan keluarga, terutama menjelang awal tahun ajaran baru.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan bahwa anggaran THR dan gaji ke-13 guru sebenarnya sudah lebih dulu disalurkan ke rekening kas pemerintah daerah sejak akhir Desember.
Akan tetapi untuk proses pencairan selanjutnya telah menjadi kewenangan masing-masing pemerintah daerah sesuai kesiapan administrasi dan kelengkapan data penerima.
Pemerintah mengimbau para guru untuk memantau informasi resmi dari dinas pendidikan setempat dan tidak mudah terpengaruh oleh isu keterlambatan pencairan yang belum tentu benar.
Selama proses administrasi berjalan sesuai ketentuan, pencairan THR TPG dan gaji ke-13 guru ASN dipastikan tetap dilakukan.
Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap kesejahteraan guru ASN semakin meningkat dan kualitas serta kinerja pendidikan nasional dapat terus terjaga.
Mekanisme Pencairan THR TPG dan Gaji ke-13 Guru ASN
Kemenkeu menegaskan bahwa pencairan THR TPG 100 persen dan gaji ke-13 tidak dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Perlu diketahui, perbedaan waktu pencairan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
-Kelengkapan data kepegawaian guru ASN
-Proses verifikasi dan pengajuan pencairan di daerah
-Kebijakan teknis dan administrasi masing-masing pemerintah daerah
Oleh karena itu, masuknya dana ke rekening guru bisa berbeda-beda antar wilayah.
Editor : Shinta Nurma Ababil