Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bansos Susulan BPNT Tahap 4 Rp600 Ribu Terus Cair, KPM Masih Berpeluang Dapat dengan Tanda Ini

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 8 Januari 2026 | 11:31 WIB
Ilustrasi pengambilan bansos
Ilustrasi pengambilan bansos

JP Radar Kediri – Meski sudah memasuki bulan Januari 2026, bantuan reguler susulan dari tahun sebelumnya masih bergulir. Bansos BPNT tahap 4 diketahui masih dilakukan pencairan susulan untuk masuk ke KKS KPM.

Per hari ini, Kamis, 8 Januari 2026, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap empat sebesar Rp600 ribu menunjukkan tren positif.

Tidak sedikit Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang baru mencairkan saldo bantuan di Januari tahun ini.

Mengacu pada informasi dari pendamping sosial, KPM akan tetap mendapat BPNT tahap 4 susulan masih berpotensi cair dengan satu syarat utama, yakni status KPM di SIKS-NG tidak bertuliskan “exclude”.

Dilansir dari kanal Youtube Info Bansos, bantuan reguler senilai Rp600 ribu itu dilaporkan kembali cair oleh beberapa penerima manfaat.

Terlihat dari struk bukti penarikan saldo yang diunggah di sejumlah media sosial, menjadi pertanda awal bahwa bansos susulan sudah mualai bisa dicairkan.

Namun sebelum datang ke mesin ATM atau agen resmi bank silahkan untuk melakukan pengecekan saldo terleih dahulu.

Hal itu dimaksudkan agar KPM bisa memastikan bahwa saldo bansos BPNT susulan sudah masuk ke KKS yang mereka miliki.

Proses pengecekan saldo bansos bisa dilakukan melalui beberapa cara, salah satunya melalui aplikasi mobile banking.

 Baca Juga: Kabar Baik! Bansos Per 7 Januari 2026 Pastikan PKH BPNT, BLT Dana Desa Disalurkan Bertahap ke KKS

BPNT Tahap 4 Susulan Januari 2026

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos sembako merupakan salah satu bantuan sosial reguler yang disalurkan pemerintah.

Meski merupakan program tahun 2025, penyalurannya masih berlanjut hingga awal 2026 untuk beberapa wilayah dan KPM tertentu.

Tak heran jika banyak KPM mempertanyakan apakah BPNT tahap 4 susulan masih berpeluang cair pada Januari 2026.

Alasan belum cairnya saldo BPNT bukan tanpa sebab. Beberapa faktor yang memengaruhi seperti proses validasi dan pemadanan data belum selesai, penyesuaian data penerima dalam sistem nasional, perubahan status ekonomi KPM, pasalah teknis pada rekening KKS.

Waspadai Perubahan Status Penerima Bansos

Banyak KPM mendapati status kepesertaan di aplikasi Cek Bansos berubah dari “Ya” menjadi “Tidak” di awal 2026.

Perubahan ini menimbulkan kepanikan, padahal kondisi tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan untuk tahun anggaran baru.

Pada tahap ini, status masih bersifat sementara dan belum mencerminkan keputusan akhir.

Update Saldo Masuk di KKS Bank Himbara

Berdasarkan laporan bukti struk dari para KPM, berikut adalah rincian saldo yang terdeteksi masuk:

Bank BRI

Pada tanggal 1 Januari 2026, terpantau saldo masuk sebesar Rp600.000. Dana ini diduga kuat merupakan bantuan BPNT susulan tahap ke-4 dari periode tahun 2025 yang baru saja berhasil masuk ke rekening.

Bank Mandiri

Menyusul di tanggal 2 Januari 2026 pagi, tercatat adanya saldo masuk sebesar Rp600.000. Sama seperti BRI, ini merupakan dana BPNT susulan bagi KPM yang masuk dalam daftar pencairan akhir tahun lalu.

Bank BNI

Untuk saat ini, hasil pengecekan di Bank BNI mayoritas masih menunjukkan saldo nol. Hal ini menandakan sebagian besar KPM BNI kemungkinan sudah mencairkan seluruh bantuannya tepat waktu di akhir tahun 2025.

Perlu dipahami bahwa saldo yang masuk di awal Januari ini adalah dana bantuan tahun anggaran 2025 yang belum sempat diambil atau baru teralokasikan.

Masyarakat diimbau untuk segera melakukan pengecekan jika dalam 2-3 minggu terakhir belum memeriksa kartu KKS mereka.

Daftar Bansos yang Tetap Cair di 2026

Berdasarkan informasi dari kanal YouTube Info Bansos, program-program yang bersifat fundamental tetap menjadi tulang punggung perlindungan sosial di Indonesia antara lain:

1. Program Keluarga Harapan (PKH): Tetap menyasar ibu hamil, anak sekolah, disabilitas, dan lansia.

2. BPNT (Program Sembako): Tetap fokus pada pemenuhan pangan namun dengan skema penyaluran yang lebih modern.

3. PIP (Program Indonesia Pintar): Berlanjut untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak dari keluarga kurang mampu.

4. PBI JKN: Jaminan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin tetap dialokasikan.

5. Program Atensi & Rehabilitasi: Dukungan untuk satu juta lansia dan disabilitas berupa alat bantu serta pelatihan.

6. Program Pemberdayaan: Modal Rp5 Juta untuk KPM Mandiri

Salah satu gebrakan di tahun 2026 adalah penguatan Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PPSE).

Program ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan jembatan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk "naik kelas".

Pemerintah menyediakan modal usaha hingga Rp5 juta beserta pendampingan intensif. Namun, ada konsekuensi yang harus dipahami: "Penerima harus siap tidak lagi menerima bantuan sosial setelah dinyatakan mandiri."

 

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#kks #Bansos BPNT tahap 4 2025 #BPNT tahap 4 #BPNT susulan #kpm #bansos BPNT #bansos Januari 2026 #bansos susulan #bansos 2026 #Bansos cair #bansos