JP Radar Kediri – Per hari ini, 6 Januari 2026, sederet bansos kembali mulai disusun pemerintah untuk disalurkan ke KPM sesuai DTSEN.
Tak heran, banyak keluarga penerima manfaat (KPM) turut mempertanyakan kelanjutan BLT Kesra senilai Rp900.000. Bantuan tersebut sebelumnya disalurkan baik mellui rekening himbara dan PT Pos Indonesia dengan jumlah penerima yang tidak sedikit.
BLT Kesra Rp900.000 Cair Lagi 2026?
Berdasarkan informasi dari kanal YouTube Pendamping Sosial, BLT Kesra yang cair pada akhir 2025 merupakan bantuan tambahan atau "penebalan" ekonomi.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa bantuan ini bukan termasuk dalam skema bansos reguler seperti PKH atau BPNT.
Terkait cair kembali atau tidaknya BLTS Kesra, hingga Januari 2026, pemerintah belum memberikan pengumuman resmi soal kelanjutannya. Sebab, bantuan jenis ini bersifat insidental dan sangat bergantung pada kondisi fiskal serta kebijakan darurat nasional.
Penerima bantuan melalui PT Pos perlu menyadari bahwa BLT tersebut tidak otomatis diperpanjang tahun ini.
Masyarakat disarankan untuk mengupayakan masuk ke dalam skema bansos reguler. Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) memiliki jadwal penyaluran yang lebih pasti dan berkelanjutan setiap tahun.
Bagi yang belum terdaftar, saat ini proses pengajuan bisa dilakukan secara mandiri melalui HP.
Update Status Bansos di sistem SIKS-NG
Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, saat ini data di sistem SIKS-NG menunjukkan banyak KPM telah berstatus Standing Instruction (SI).
Status SI ini artinya dana sedang dalam proses pencairan. Pemerintah mengimbau agar KPM tidak panik, namun tetap rutin melakukan pengecekan saldo rekening KKS secara berkala.
Begitu saldo masuk, KPM diminta segera melakukan pencairan agar dana tidak kembali ditarik dan dikembalikan ke kas negara.
Tak hanya itu, kabar gembira lainnya datang dari kebijakan bansos penebalan non tunai. Pemerintah resmi melanjutkan program bantuan beras 10 kilogram per bulan mulai Januari 2026.
Direktur Utama Perum Bulog menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan 720 ribu ton beras untuk disalurkan kepada sekitar 18 juta penerima selama empat bulan, yakni Januari hingga April 2026.
Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Penyaluran beras akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia maupun titik distribusi desa dan kelurahan, sesuai mekanisme tahun sebelumnya.
Penerima BLT Kesra Tahap 2
BLT Kesra bukan hanya diberikan kepada KPM PKH dan BPNT saja, tapi juga masyarakat yang belum pernah menerima bantuan sosial reguler atau tambahan dari pemerintah.
Yang akan mendapat BLT adalah mereka yang terdaftar desil satu hingga empat.
Desil satu: Sangat miskin
Desil dua: Miskin
Desil tiga: Hampir miskin
Desil empat: Pas-pasan
BLT Kesra tahun ini akan diberikan kepada KPM yang sudah menerima bansos reguler seperti PKH dan BPNT, serta masyarakat yang belum pernah sama sekali menerima bantuan dari pemerintah.
Sebagai informasi, Desil merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut kelompok atau tingkatan kesejahteraan rumah tangga. Desil ini dibedakan menjadi sepuluh tingkatan.
- Desil satu yaitu Masyarakat yang masuk kategori tingkat kesejahteraan terendah dan masuk miskin ekstrim.
- Desil dua sampai empat merupakan Masyarakat yang masuk kategori miskin dan rentan.
- Desil lima sampai sepuluh ialah mereka yang memiliki tingkat kesejahteraan lebih tinggi dan telah dianggap mampu.
Cara cek bansos Menggunakan KTP Lewat Hp
Untuk mengetahui sebagai penerima atau tidak, pertama, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
Lalu, masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan
Masukkan pula nama penerima manfaat sesuai KTP. Kemudian isikan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)
Klik tombol 'Cari Data'. Setelah itu, sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.
Masyarakat bisa melakukan cek bansos tahun 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduan selengkapnya.
Cek Nama Penerima Bansos Lewat DTSEN secara Online
1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store
2. Daftar dan login menggunakan NIK
3. Pilih menu Cek Bansos
4. Masukkan data domisili dan nama lengkap
5. Tekan “Cari Data” dan lihat hasilnya
6. Kamu juga bisa cek lewat situs web cekbansos.kemensos.go.id
7. Buka cekbansos.kemensos.go.id
8. Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
9. Masukkan kode captcha
10. Klik “Cari Data”.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil