JP Radar Kediri – Menuju akhir bulan Desember, dan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026, pencairan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah terus berlanjut.
Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui kanal Kabar Bansos, pada Senin 22 Desember 2025, sudah mulai kemasukan saldo Rp600 ribu.
Bantuan ini diperuntukkan bagi penerima susulan yang pada tahap sebelumnya belum mendapatkan pencairan.
Baik pemegang kartu lama maupun kartu baru memiliki peluang yang sama selama status kepesertaannya masih aktif.
Penyaluran bansos PKH BPNT tahap 4 diprediksi dilakukan secara serentak dan dipercepat agar tidak melewati masa libur panjang akhir tahun.
Pencairan ini menyasar penerima susulan yang sebelumnya belum menerima bantuan, baik pemegang KKS lama maupun KKS baru, dengan nominal yang cukup signifikan sehingga perlu segera dicek dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan rumah tangga.
Karena pencairan dilakukan bertahap namun masif, penerima disarankan untuk rutin mengecek saldo sejak hari pertama.
Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4
Jelang cuti bersama Natal dan Tahun Baru, percepatan bansos PKH BPNT Tahap 4 dilakukan melalui bank penyalur utama, yaitu Mandiri, BNI, BRI, dan BSI.
Bantuan ini menyasar keluarga yang sebelumnya terdata tetapi belum menerima dana pada tahap berjalan.
Pencairan dilakukan melalui KKS dan nominalnya menyesuaikan dengan komponen kepesertaan masing-masing keluarga, sehingga waktu pencairan bisa berbeda antar penerima.
Selain PKH, bantuan BPNT atau sembako Tahap 4 juga dicairkan dengan nominal Rp600.000. Penerimanya, pemegang KKS baru dan lama yang belum menerima pada tahap sebelumnya, pencairan ini menjadi kesempatan terakhir di tahun 2025 untuk mendapatkan hak BPNT.
Sebagian penerima BPNT juga akan memperoleh bantuan dalam bentuk barang, khususnya beras dan minyak goreng.
Di berbagai daerah, BLT Dana Desa turut dicairkan sebelum libur panjang. Bantuan ini ditujukan bagi warga desa yang telah ditetapkan sebagai penerima sesuai musyawarah desa.
Jadwal pencairan menyesuaikan kebijakan masing-masing wilayah, tetapi sebagian besar diarahkan selesai sebelum penutupan layanan akhir tahun.
Program Indonesia Pintar 2025
Jutaan orang tua dan siswa di seluruh Indonesia Program Indonesia Pintar, diterpa akan segera mendapat pencairan bantuan dengan nominal beragam sesuai jenjang Pendidikan.
Adapun jadwal pencairannya, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) merilis jadwal percepatan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP).
Nantinya sekitar 2,2 juta siswa yang masuk pada daftar penerima tetapi belum menerima SK Pemberian atau pencairan dana sepanjang 2025. Hanya saja, pemerintah menargetkan penyaluran tuntas sebelum tahun ini berakhir.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Shinta Nurma Ababil