JP Radar Kediri- Terletak tepat di jantung hutan tropis Flores, Air Terjun Cunca Wulang adalah tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta alam dan pencari sensasi. Dengan tebing kapur yang megah dan perairan biru kehijauan yang sebening kristal, air terjun ini
Lokasi dan Akses Menuju Cunca Wulang
Cunca Wulang berada di Desa Wersawe, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, sekitar 30 kilometer dari Labuan Bajo. Perjalanan dari pusat kota menuju pos masuk memakan waktu sekitar 1 jam dengan menggunakan sepeda motor atau mobil.
Sebelum memulai perjalanan, banyak wisatawan yang singgah di kawasan kota Labuan Bajo seperti Hotel Sasgo yang lokasinya strategis dengan fasilitas ATM BNI dan minimarket Sasgo Mart yang buka hingga tengah malam.
Jalur menuju air terjun cukup sulit, jalan menanjak dan menurun seperti jalan menuju Puncak. Dari tempat parkir terakhir, pengunjung harus berjalan kaki sejauh 3 kilometer melewati hutan lebat dan aliran sungai kecil.
Pesona dan Keunikan Cunca Wulang
Cunca wulang bukanlah air terjun biasa. Air terjun ini memiliki suasana sejuk di mana udara mengalir melalui ruang sempit di antara tebing batu kapur yang menjulang tinggi, membentuk ngarai alami yang terlihat seperti film petualangan. Ditambah lagi, sinar matahari yang bersinar
Airnya yang jernih dan biru kehijauan, menjadikan kolam alami yang sangat menarik untuk ditolak. Suasana damai, gemericik udara yang lembut, dan bebatuan yang sejuk dan unik semuanya menyatu untuk menciptakan pemandangan luar ruangan yang benar-benar mempesona.
Baca Juga: Liburan Murah ke Kediri! 6 Wisata Alam Hits dari Bukit Instagramable sampai Rafting Super Seru
Perjalanan Trekking dan Fasilitas di Sekitar Lokasi
Dari pos utama, pengunjung harus mendaftar terlebih dahulu. Jalur menuju air terjun melewati jalan setapak dengan tangga alami dan jembatan gantung yang menjadi ikon wisata. Ada juga jembatan tambang kedua yang melintasi sungai.
Setelah melewati perhentian, Anda akan menemukan Warung Ibu Nel, di mana Anda dapat menikmati air kelapa yang menyegarkan dan pisang emas yang manis untuk menyegarkan diri setelah mendaki. Ditambah lagi, banyak orang yang suka membawa drone mereka ke sana untuk mengambil beberapa foto.
Aktivitas Menyenangkan untuk Dilakukan
- Trekking yang Menantang
Mendaki sejauh tiga kilometer menuju air terjun adalah sebuah petualangan tersendiri. Jalurnya menurun saat Anda keluar dan menanjak saat kembali, jadi Anda memerlukan daya tahan yang baik
- Lompat Tebing
Tebing-tebing yang menjulang tinggi di tepi kolam renang adalah pilihan terbaik untuk menyelam di tebing, dengan ketinggian berkisar antara 3 hingga 10 meter. Ini adalah sensasi yang mengasyikkan bagi mereka yang menyukai adrenalin, tetapi keselamatan adalah yang utama
- Menyelam dan menyerap kesegaran udara
Aliran air terjun menciptakan kolam alami yang sempurna untuk berenang. Airnya dingin, murni, dan sebening kristal, namun bisa menjadi sedikit keruh saat hujan.
- Buru foto Instagramable
Setiap sudut dan celah Cunca Wulang adalah pemandangan yang menarik untuk diabadikan selamanya. Dari formasi batuan yang unik hingga bayangan langit di atas air, dan tidak lupa jembatan gantung yang terkenal, semuanya sempurna untuk difoto
Baca Juga: Tak Hanya Satu, Inilah Surga Tersembunyi Air Terjun di Kediri
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Musim kemarau, yaitu bulan April– September adalah waktu terbaik untuk trekking. Jalurnya lebih aman, dan airnya jernih. sebaiknya hindari berkunjung saat musim hujan karena jalurnya mungkin licin dan aliran air terjunnya lebih deras.
Harga Tiket dan Sewa Panduan
- Tiket masuk ke tempat wisata ini dibanderol antara Rp 10.000 hingga Rp 30.000
- Ada baiknya Anda meminta pemandu lokal yang dapat menunjukkan, berbagi hal-hal budaya yang keren, dan memastikan Anda aman
Cerita Lokal dan Kehidupan Komunitas
Wisatawan biasanya bertemu dengan penduduk lokal yang ramah dalam perjalanan. Mereka menyebutkan bahwa sekitar kawasan sini penuh dengan orang Bugis, karena Labuan Bajo dulunya merupakan tempat persinggahan para nelayan Bugis.
Komunitas lokal tumbuh subur dalam keharmonisan, dimana umat Islam dan Katolik hidup berdampingan secara damai
Perjalanan dari pos terdekat memakan waktu sekitar 15 hingga 20 menit, dan ada baiknya Anda membawa beberapa tongkat pelacak. Setelah mengunjungi air terjun, orang sering mengambil beberapa buah kelapa muda segar di tempat parkir sebelum kembali ke hotel
Tips Berwisata ke Cunca Wulang
- 1) Gunakan alas kaki yang nyaman & anti slip
- 2) Bawalah air minum dan makanan ringan
- 3) Kemasi baju renang jika Anda berencana pergi ke kolam renang
- 4) Pastikan kamera atau ponsel Anda terisi penuh sebelum Anda pergi
- 5) Hormati adat istiadat setempat dan jaga kebersihan
- 6) Hindari datang saat hujan deras
- 7) Gunakan pengemudi lokal agar lebih aman
Lanjutkan Tujuan : Kampung Melo
Usai menikmati Cunca Wulang, banyak wisatawan yang melanjutkan perjalanan menuju Kampung Melo, salah satu kampung adat di Manggarai Barat yang terkenal dengan tarian adat dan pemandangan indah dari atas bukit.
Air Terjun Cunca Wulang adalah spot yang sempurna bagi siapa pun yang menyukai alam, memotret, atau sekadar ingin bersantai jauh dari hiruk pikuk kota. Ngarai kapur yang menakjubkan, udara yang jernih, dan pendakian yang mengasyikkan semuanya berpadu menjadikan tempat ini pengalaman yang tak terlupakan.
Penulisan adalah Emerensiana Jufianti Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian