Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Nasib Bupati Aceh Selatan Mirwan MS, Diberhentikan Gerindra sebagai Ketua DPC Usai Umrah Ditengah Bencana Banjir

Shinta Nurma Ababil • Sabtu, 6 Desember 2025 | 16:00 WIB
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Umroh saat Banjir
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Umroh saat Banjir

JP Radar Kediri - Nasih Bupati Aceh Selatan Mirwan M. S kini diujung tanduk, terlebih Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra memberhentikannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra di daerah itu.

“Kami memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan,” ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Sugiono dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (5/12) dikutip dari Jawapos.

Sugiono menjelaskan pemberhentian Mirwan ini usai mendapatkan laporan mengenai Bupati Aceh Selatan tersebut.

"Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan," katanya.

Sepertindiketahui, hal ini bermula saat terjadi bencana alam banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Usai bencana dahsyat itu, Mirwan M. S. selaku Bupati Aceh Selatan menyatakan tidak sanggup untuk menangani bencana yang terjadi di wilayahnya.

Namun, pada 2 Desember 2025, Mirwan M. S. bersama istri justru memutuskan berangkat umrah, sedangkan di wilayahnya masih terdampak bencana tersebut.

Gubernur Aceh Tak Mengeluarkan Izin Umrah

Pada 5 Desember 2025, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyatakan tidak pernah mengeluarkan izin kepada Mirwan M. S. untuk melaksanakan umrah pada masa tanggap darurat di wilayah itu.

Keberangkatan Bupati Aceh Selatan itu langsung menuai sorotan. Bagaimana tidak, saat ini daerahnya sedang mengalami banjir dan longsor.

Terlebih apalagi sebelumnya Mirwan MS menandatangani surat resmi yang menyatakan Pemkab Aceh Selatan tidak sanggup menangani kondisi darurat bencana tanpa dukungan provinsi.

Surat dengan nomor 360/1315/2025 itu memuat daftar dampak besar akibat bencana yang menimpa 11 kecamatan, termasuk akses transportasi terputus, kerusakan jalan, gangguan ekonomi, hingga layanan publik yang lumpuh.

Kerusakan jaringan sanitasi, irigasi, dan layanan kesehatan turut memperburuk keadaan lapangan.

Klarifikasi Mirwan MS

Terkait hal itu, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS kemudian membuat unggahan klarifikasi pada Jumat (5/12/2025).

Ia menyebut sudah meninjau lokasi terdampak banjir empat hari sebelumnya. Dari pengamatannya, kondisi disebut sudah membaik.

“Alhamdulillah, empat hari lalu saya turun langsung ke lokasi banjir di Trumon. Keadaan sudah lebih baik dan tidak separah daerah lain. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT,” tulis Mirwan MS.

Seperti diketahui, Mirwan MS merupakan Bupati Aceh Selatan terpilih untuk periode 2025–2029 bersama wakilnya, Baital Mukadis.

Pria kelahiran Pelumat, 9 Maret 1975 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia usaha dan organisasi sebelum masuk ke politik.

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#banjir aceh #viral #Bupati Aceh Selatan Dipecat #gerindra #Bupati Aceh Selatan #Bupati Aceh Selatan Umroh #Bupati Aceh Selatan Mirwan MS