JP Radar Kediri – Menjelang pergantian tahun, deretan bansos dicairkan secara signifikan oleh pemerintah. KPM juga tampak melaporkan mendapat saldo masuk di rekening KKS-nya.
Dikutip dari Jawapos Radar Bogor, daerah yang menyalurkan bansos tampak hingga lebih dari 70 daerah.
Adapun total jenis program bansos yang disalurkan adalah tujuh jenis program bantuan yang harus tuntas sebelum tahun anggaran 2025 berakhir.
Komponen bansos yang disalurkan terdiri dari beras 20 kilogram, 4 liter minyak goreng, serta pencairan Bantuan Pangan Non-Tunai Tahap 4 senilai Rp.600.000 yang diberikan secara bertahap.
Namun, bantuan barang seperti beras dan minyak justru didistribusikan lebih dulu, sementara saldo KKS menyusul setelah progres administrasi bank dan data rampung diproses.
Penyaluran terbesar diperkirakan terjadi dalam rentang minggu pertama hingga akhir Desember karena instruksi percepatan sudah diperkuat sejak awal bulan.
BLT Kesra menyasar keluarga miskin rentan dalam desil 1–4 DTKS. Total nominalnya Rp900.000 sebagai akumulasi tiga bulan.
Bantuan PKH mencakup ibu hamil dan balita tujuh Rp750.000, SD Rp225.000, SMP Rp375.000, SMA Rp500.000, serta lansia dan disabilitas Rp600.000.
BPNT tahap 4 susulan senilai Rp600.000 yang disalurkan langsung ke KKS. 20 kg beras premium berikut 4 liter minyak goreng diberikan kepada lebih dari delapan belas juta KPM.
Bantuan tunai untuk warga miskin ekstrem pedesaan dengan kisaran Rp300.000 hingga Rp500.000, yang mulai diberikan antara tanggal sebelas sampai dua puluh Desember melalui balai desa atau transfer rekening
Baca Juga: Siap-siap! Aturan Baru Penerima Bansos 2026, KPM Dapat Hingga 5 Tahun
Daftar Wilayah Penyaluran Bansos Desember 2025
Jawa Tengah: Kota Semarang, Kab. Semarang, Kab. Kendal, Kab. Demak, Kota Surakarta, Kab. Boyolali, Kab. Sukoharjo.
DI Yogyakarta: Kota Yogyakarta, Kab. Bantul, Kab. Sleman.
Jawa Timur: Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, Kab. Gresik, Kab. Mojokerto, Kota Malang, Kab. Malang, Kota Probolinggo, Kab. Pasuruan.
Sumatera Utara: Kota Medan, Kab. Deli Serdang, Kab. Serdang Bedagai, Kab. Langkat, Kab. Karo, Kota Binjai, Kab. Simalungun, Kab. Tapanuli Selatan, Kota Pematang Siantar.
Sumatera Barat: Kota Padang, Kab. Padang Pariaman, Kab. Tanah Datar, Kab. Agam, Kota Bukittinggi, Kab. Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh.
Riau: Kota Pekanbaru, Kab. Kampar, Kab. Siak, Kab. Rokan Hulu, Kab. Indragiri, Kota Dumai, Kab. Pelalawan.
Jambi: Kota Jambi, Kab. Batanghari, Kab. Merangin, Kab. Kerinci, Kab. Bungo, Kota Sungai Penuh.
Sumatera Selatan: Kota Palembang, Kab. Ogan Ilir, Kab. OKU, Kab. Muara Enim, Kab. Banyuasin, Kab. Musi, Kota Lubuklinggau.
Lampung: Kota Bandar Lampung, Kab. Lampung Selatan, Kab. Pesawaran, Kab. Lampung Tengah, Kab. Pringsewu, Kota Metro.
Banten: Kota Tangerang, Kab. Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kab. Serang, Kota Cilegon.
Jawa Barat: Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Kota Depok, Kab. Bogor, Kota Bogor, Kab. Karawang, Kab. Subang, Kab. Purwakarta.
Wilayah Indonesia Timur
Sejumlah daerah juga diketahui mulai menyalurkan bantuan meskipun tidak disebutkan secara rinci satu per satu.
Setelah daftar wilayah tersebut, rangkaian informasi lain menegaskan bahwa pemerintah menargetkan tujuh jenis bantuan sosial harus tuntas sebelum 31 Desember 2025.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil