JP Radar Kediri - Program bansos Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Sosial (Kesra) senilai Rp 900.000 resmi dicairkan. Di pertengahan November ini, banyak wilayah yang mendapat Pencairan dengan jumlah jutaan penerima.
Bansos ini disebut sebagai bantuan eksklusif karena hanya diberikan kepada penerima yang memenuhi seluruh kriteria khusus.
Terdapat syarat ketat untuk bisa masuk daftar penerima dan berhak menerima dana Rp 900 ribu tersebut.
BLT Kesra hanya ditujukan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memenuhi semua persyaratan diantaranya:
-Terdaftar dalam DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
-Sudah Diverifikasi dan Dinyatakan Layak
-Termasuk dalam Desil Ekonomi 1–4 artinya mencakup kelompok masyarakat sangat miskin hingga rentan miskin.
-Belum Pernah Menerima Bantuan Sosial Lain
Dengan kriteria tersebut, pemerintah memastikan dana bantuan tepat sasaran ke keluarga yang benar-benar membutuhkan dan belum tersentuh program sosial lainnya.
Program BLT Kesra merupakan stimulus tambahan yang disalurkan pemerintah kepada 35,05 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini berbeda dengan Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
BLT Kesra Cair Berapa Kali?
Pencairan BLT Kesra masih berlanjut di bulan November 2025. Terkait berapa kali pencairannya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penyaluran BLT Kesra telah mencapai Rp 20 triliun dari total anggaran yang disiapkan sebanyak Rp 31 Triliun.
Berdasarkan aturan resmi pemerintah, pencairan BLT Kesra yakni hanya dilakukan sekali secara sekaligus. Intinya hanya satu kali dalam setahun.
Pemerintah mengumumkan pemberian BLT Kesra untuk bulan Oktober, November, dan Desember sebesar Rp 300.000 per bulan yang dirapel menjadi satu kali pencairan dengan jumlah Rp 900.000.
Setiap KPM akan menerima bantuan sesuai dengan nominal tersebut dan tidak ada pojak apapun.
Mengenai kelanjutan BLT Kesra di tahun 2026 belum ada informasi lebih lanjut dari pemerintah mengingat penyaluran tahun 2025 masih berlanjut. Masyarakat dapat memantau status pencairan dana bantuan melalui laman Cek Bansos Kemensos.
Editor : Shinta Nurma Ababil