Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polling Ketua PBNU Mendatang, KH Marzuki Mustamar Menang Telak

Jauhar Yohanis • Minggu, 23 November 2025 | 14:02 WIB

Hasil polling Ketua PBNU pengganti Gus Yahya di https://pollingkita.com/polling455821
Hasil polling Ketua PBNU pengganti Gus Yahya di https://pollingkita.com/polling455821

Dinamika internal Nahdlatul Ulama kembali menghangat. Setelah Dewan Syuriah PBNU mendesak Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, mengundurkan diri dalam tiga hari, ruang publik warga Nahdliyin diramaikan oleh sebuah polling daring tentang sosok calon ketua umum PBNU berikutnya.

Menariknya, tidak ada informasi jelas mengenai pihak yang membuat dan menyebarluaskan polling tersebut.

Meski begitu, tautan jajak pendapat  https://pollingkita.com/polling455821 ini telah beredar luas di berbagai grup percakapan, media sosial, dan forum komunitas warga NU. Polling tersebut diketahui telah dirilis sejak 12 November 2025.

Berdasarkan pantauan hingga Minggu, 23 November 2025 pukul 06.40, jumlah responden mencapai 2.678 peserta.

Dari angka itu, KH Marzuki Mustamar memperoleh dukungan tertinggi dengan 1.879 suara atau sekitar 70,2 persen.

Di posisi kedua muncul nama KH Nazaruddin Umar dengan 9 persen, disusul KH Zulfa Mustofa dengan 8,9 persen. Sementara itu, KH Yahya Cholil Staquf hanya mengumpulkan sekitar 0,9 persen suara.

Meski hasil polling ini tidak dapat dijadikan tolok ukur resmi, penyebarannya bertepatan dengan memanasnya situasi internal PBNU.

Para pengamat menilai, munculnya polling ini dapat dibaca sebagai indikator aspirasi sebagian kalangan akar rumput NU, sekaligus sebagai refleksi ketidakpastian arah kepemimpinan organisasi ke depan.

Sosok KH Marzuki Mustamar

Tingginya dukungan dalam polling tersebut membuat perhatian publik tertuju pada figur KH Marzuki Mustamar.

Ia dikenal luas sebagai kiai karismatik yang berasal dari Malang, Jawa Timur, dan merupakan mantan Ketua PWNU Jawa Timur—wilayah yang dianggap sebagai barometer kekuatan NU nasional.

Ia merupakan salah satu pengurus di jajaran NU yang diberhentikah Yahya Cholil Staquf beberapa waktu lalu.

KH Marzuki dikenal lantang dalam menjaga tradisi Ahlusunah wal Jamaah Annahdliyah, memiliki basis jamaah pesantren kuat, serta sering tampil sebagai rujukan keagamaan dalam isu-isu ideologis di internal NU.

Gaya ceramahnya yang lugas, tegas, namun tetap membumi, menjadikannya sosok yang dekat dengan warga Nahdliyin tingkat akar rumput.

Sejumlah analis menyebut tingginya dukungan terhadap KH Marzuki dalam polling ini bukan hanya soal popularitas, tetapi juga mencerminkan kerinduan sebagian warga NU terhadap ketokohan yang dianggap merepresentasikan garis tradisional pesantren.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PBNU maupun para tokoh yang namanya tercantum dalam polling tersebut. Namun kemunculan jajak pendapat ini menambah lapisan baru dalam dinamika yang sudah memanas—sebuah tanda bahwa arah kepemimpinan NU sedang berada dalam sorotan tajam publik internal maupun nasional.(*)

Baca Juga: Syuriah PBNU Desak Gus Yahya Mundur. Dewan Tanfidziyah Kumpul di Surabaya

Editor : Jauhar Yohanis
#Gus Yahya Mundur dari Ketum PBNU #Syuriah PBNU #marzuki mustamar